Harga Bitcoin Hari Ini

Harga Bitcoin Hari Ini 12 September 2021, Tembus 45.441 Dollar AS Per Keping

Di akhir pekan, harga bitcoin dan aset kripto mengalami kenaikan harga, Minggu (12/9/2021).

Editor: M.Risman Noor
net
bitcoin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di akhir pekan, harga bitcoin dan aset kripto mengalami kenaikan harga, Minggu (12/9/2021).

Harga bitcoin hari ini dikutip dari Coinmarketcap.com, menguat 0,30 persen menjadi di kisaran 45.441 dollar AS per keping atau sekitar Rp 645,17 juta.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan harga sepekan yang lalu, harga bitcoin hari ini masih terkoreksi 8,77 persen.

Sebelumnya sempat diberitakan, harga aset kripto ramai-ramai berguguran karena pengetatan kebijakan untuk mata uang digital yang terjadi di berbagai negara di dunia.

Baca juga: Mau Investasi Emas di Masa Pandemi Covid-19, Inilah Caranya

Baca juga: Daftar Harga Emas Antam 12 September 2021, Tetap Rp 939.000 per Gram

Terakhir, pada Kamis (9/9/2021) lalu, Perusahaan Listrik Negara China baru saja mengumumkan bakal melakukan inspeksi terhadap fasilitas tambang bitcoin dan aset kripto lain.

Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency.
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency. (PEXELS/WORLDSPECTRUM)

Selain itu di hari yang sama, Gubernur bank sentral Swedia, Riksbank, Stefan Ingves memberi peringatan mengenai penggunaan mata uang swasta, Ia mengatakan, mata uang yang diterbitkan bukan oleh bank sentral, biasanya akan kolaps dalam jangka waktu tertentu.

Ingves juga membandingkan bitcoin dengan perdagangan perangko dan menyatakan keprihatinan tentang pencucian uang.

Selain bitcoin, harga ethereum juga menguat pada perdagangan hari ini, yakni menjadi sekitar 3.323,66 dollar AS per keping atau sekitar Rp 45,96 juta.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan periode yang sama sepekan yang lalu, harga ethereum mengalami koreksi cukup dalam, yakni sebesar 13,94 persen.

Baca juga: Kasus Pemalsuan Bilyet Deposito Puluhan Miliar, Oknum Pegawai BNI Makassar Ditangkap Bareskrim Polri

Aset kripto yang menguat cukup signifikan pada perdagangan hari ini yakni Polkadot.

Harga polkadot terpantau menguat 9,48 persen hari ini dibandingkan dengan sehari yang lalu menjadi 31,90 dollar AS per keping atau sekitar Rp 453.548.

Sementara, harga aset kripto yang sedang naik daun, Solana, hari ini masih mengalami koreksi, yakni sebesar 2,22 persen.

Solana hari ini diperdagangkan di kisaran 178,42 dollar AS atau sekitar Rp 2,11 juta.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin. (THINKSTOCKS)

Sementara, bila dibandingkan dengan harga sepekan yang lalu, harga solana (SOL) masih menguat 25,66 persen. Baca juga: Forum Kajian Islam Sebut Transaksi Aset Kripto Diperbolehkan

Sebelumnya, pada Senin (6/9/2021) Presiden El Salvador Nayib Bukele mengumumkan bahwa pemerintahnya membeli bitcoin sebanyak 200 BTC.

Pada penetapan mata uang kripto tersebut sebagai mata uang nasional pada Selasa, El Salvador membeli bitcoin lagi sebanyak 150 BTC.

Dengan demikian, melansir CNN Business, El Savador saat ini memiliki total 550 bitcoin.

Bukele, seorang populis sayap kanan yang naik ke tampuk kekuasaan pada 2019, mengumumkan rencananya untuk menggunakan bitcoin pada Juni.

Dilansir dari Kompas.com, melalui undang-undang yang menetapkan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut, tertulis bahwa semua "agen ekonomi" harus menerima mata uang kripto itu sebagai bentuk pembayaran.

Undang-undang tersebut juga mengatur bahwa pembayaran pajak dapat dilakukan dalam bitcoin.

El Savador juga membuat aplikasi dompet digital bernama Chivo Wallet. Warga El Savador yang mengunduh dompet digital tersebut akan diberi bitcoin senilai 30 dollar AS atau setara Rp 428.000.

Melalui Twitter, Bukele menyatakan bahwa adopsi bitcoin sebagai mata uang nasional tidak berdasarkan petimbangan yang berlangsung selama sehari atau sebulan.

Meski demikian, penggunaan bitcoin sebagai mata uang nasional El Savador diapit pro dan kontra oleh warganya.

Baca juga: Pemerintah Melalui Kemenko Perekonomian Dorong Penyaluran KUR Percepat Pemulihan Ekonomi

Seorang warga El Savador yang bekerja sebagai pembuat roti, Jose Abraham Ceron, mengatakan kepada CNN bahwa dia tidak masalah menggunakan bitcoin sebagai pembayaran.

Namun warga El Savador lain, Blanca Estela Ponce, mengaku lebih suka menggunakan uang tunai.

“(Bitcoin adalah) sesuatu yang baru dan kami tidak memiliki cukup informasi tentang itu,” kata Ponce kepada CNN.

El Salvador telah bermitra dengan perusahaan keuangan digital Strike untuk menciptakan infrastruktur yang dibutuhkan dalam mengadopsi bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

Bitcoin
Bitcoin (bitcoinboard.net)

Mata uang kripto tersebut disimpan di dompet digital, bukan melalui rekening bank tradisional.

Ini berarti, orang-orang dari komunitas yang lebih miskin yang memiliki akses terbatas ke bank dapat menggunakan bitcoin untuk meningkatkan akses keuangan mereka.

Namun, sejumlah organisasi sosial telah meminta pemerintah Salvador untuk mencabut undang-undang tersebut.

Pasalnya, sebagian besar di antara mereka mereka takut akan volatilitas ekstrem dari mata uang kripto.

Pada Rabu (8/9/2021), harga bitcoin anjlok 12 persen dibandingkan dengan kemarin menjadi di kisaran 46.453,23 dollar AS per BTC atau sekitar Rp 645,57 juta menurut Coinmarketcap.com.

Padahal sebelumnya, harga bitcoin masih sempat mencapai level 51.000 dollar AS per BTC atau sekitar RP 724 juta per BTC.

Dilansir dari Coindesk, harga bitcoin merosot setelah sebelumnya pemerintah El Salvador membeli bitcoin sebanyak 200 BTC.

Merosotnya harga bitcoin juga diikuti oleh mata uang kripto lain sebagaimana diberitakan Kompas.com sebelumnya.

Harga ethereum anjlok 12,37 persen dalam sehari menjadi di kisaran 3.441,39 dollar AS per keping atau sekitar Rp 48,86 juta. (Banjarmasinpost.co.id/kontan.co.id/kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved