Breaking News:

Berita Banjarmasin

Rekannya Jadi Korban Salah Tangkap, Pengurus HMI di Kalsel Mengadu ke Bid Propam Polda Kalsel 

sejumlah pengurus HMI di Kalsel mengadu ke Bid Propam Polda Kalsel menyusul insiden salah tangkap salah seorang rekan mereka

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
HMI Untuk Bpost
Rombongan Pengurus HMI di Kalsel mengadu ke Bid Propam Polda Kalsel, Sabtu (11/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengaku rekannya jadi korban salah tangkap oleh oknum polisi, sejumlah pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kalsel mengadu ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalsel. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Kalsel, Zainuddin saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Minggu (12/9/2021).

Zainuddin mengatakan, Ia bersama Ketua HMI Banjarmasin, Barabai, Banjarbaru serta rekannya yang diduga menjadi korban salah tangkap yaitu M Rafii mendatangi Bid Propam Polda Kalsel, Sabtu (11/9/2021).

"Kami jam 11.00 Wita sudah di Polda Kalsel, sampai selesai sekitar jam 17.00 Wita sudah dibuat BAP," kata Zainuddin. 

Baca juga: Polres HST Sebut Oknum Pelaku Dugaan Penganiayaan Anggota HMI Bukan Resmob

Baca juga: Gara-gara Berteduh di Rumah Pengedar Narkoba, 2 Pemuda Ini Jadi Korban Salah Tangkap Polisi

Mereka kata Zainuddin mengadukan adanya dugaan salah tangkap oleh sejumlah oknum Polisi terhadap rekannya, M Rafii di Sekretariat HMI Hulu Sungai Tengah (HST), Jalan Lingkar Walangsi-Kapar, Desa Banua Budi, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel.

Kejadian itu menurutnya terjadi sekitar pukul 17.30 Wita, Rabu (8/9/2021).

Dijelaskan Zainuddin, rekannya tersebut dibawa oleh oknum polisi dalam penangkapan yang disebut terkait kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). 

Menurut Zainuddin dari pengakuan Rafii, saat diinterogasi, rekannya itu sempat pula mendapat tindakan kekerasan sehingga terpaksa mengakui tuduhan terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor yang tidak pernah dilakukan rekannya. 

Ia mengungkapkan, dugaan salah tangkap tersebut makin nampak saat rekannya dibawa ke Kantor Polres HSU pada Kamis (9/9/2021).

Dimana setelah bercerita kepada petugas di Polres HSU bahwa Ia terpaksa mengaku saat diinterogasi sebelumnya, rekannya tersebut dibebaskan dengan alasan ada pihak yang menjaminkan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved