Harga Bitcoin

Harga Bitcoin 16 September 2021, Terus Menanjak hingga Tembus US$ 48.423,48

Data CoinDesk menunjukkan, harga Bitcoin pada Kamis pukul 14.19 WIB ada di US$ 48.423,48, atau naik 2,48% dari posisi 24 jam sebelumnya.

Editor: M.Risman Noor
kompas.com
mata uang kripto bitcoin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Harga bitcoin dalam sepekan ini lumayan menggembirakan. 

Data terbaru dari CoinDesk, harga bitcoin tembus hingga ke level US$ 48.000, Kamis (16/9/2021).

Harga terekam CoinDesk menunjukkan, harga Bitcoin pada Kamis pukul 14.19 WIB naik 2,48% dari posisi 24 jam sebelumnya.

Para investor aset uang kripto menyambut gembira harga terbaru Bitcoin.

Baca juga: Daftar Harga Emas di Pegadaian 16 September 2021, Emas Antam Naik Rp 8.000 Per 2 Gram

Baca juga: Sempat Terjungkal, Harga Bitcoin 15 September 2021 Kembali Naik Menjadi di Level US$ 47.000

“Metrik (blockchain) terus menunjukkan akumulasi paus (pembeli besar Bitcoin),” kata Marcus Sotiriou, trader di GlobalBlock, kepada CoinDesk.

"Four-hour bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI) telah dikonfirmasi, menunjukkan kelanjutan jangka pendek ke atas," ujar dia Sotiriou.

bitcoin
bitcoin (http://bitcoinboard.net/ Bitcoin)

Dilansir kontan.co.id, Para trader juga menunggu tanggal kedaluwarsa opsi Bitcoin triwulanan pada 24 September, yang bisa menjadi sumber volatilitas aset kripto dengan kapitalisasi terbesar di dunia ini.

Sempat terjungkal ke level US$ 43.000 pada Senin (13/9), harga Bitcoin kembali mendaki dan mendekati US$ 48.000 di Rabu (15/9).

Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Rabu sempat bertengger di US$ 47.892,01, kembali mencapai level US$ 47.000 sejak 9 September lalu.

Baca juga: Investor Bakal Dapat Untung? Emiten BBCA Siap Lakukan Stock Split, Ini Jadwal dan Rasionya

Sementara pada pukul 21.58 WIB, harga aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia itu ada di US$ 47.783 atau 3,05% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

Kenaikan harga Bitcoin di tengah rencana Komite Bursa dan Sekuritas Amerika Serikat (SEC) memperluas jangkauannya untuk pengawasan terhadap pasar kripto.

Ketua SEC Gary Gensler juga memperingatkan, bursa kripto seperti Coinbase harus mendaftar ke lembaganya.

bitcoin
bitcoin (net)

“Mereka belum terdaftar di kami, meskipun mereka memiliki lusinan token,” kata Gensler di hadapan Komite Senat AS untuk Urusan Perbankan, Perumahan dan Perkotaan, Selasa (14/9), seperti dikutip CoinDesk.

“Pelembagaan aset digital berarti bahwa mata uang kripto akan menjadi lebih mendarah daging dalam lanskap keuangan AS,” tulis Fitch Ratings dalam laporan yang terbit Selasa, seperti dilansir CoinDesk.

“Tingkat kejelasan panduan peraturan dan pengawasan untuk aset digital merupakan pertimbangan penting ketika menilai implikasi kredit bagi bank yang memasuki ruang tersebut,” sebut Fitch.

Bank tradisional secara tidak langsung terlibat dalam industri kripto dengan menyediakan produk simpanan dan pinjaman kepada pelaku pasar aset digital, yang dapat meningkatkan beberapa risiko kepatuhan, menurut Fitch.

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved