Gerombolan Kera di Sungai Sipai
BKSDA Kalsel Akan Buat Kandang Jebakan untuk Gerombolan Kera Sungai Sipai
Keberadaan Warik dalam jumlah besar yang memasuki kawasan permukiman warga di Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalse
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Keberadaan Warik dalam jumlah besar yang memasuki kawasan permukiman warga di Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel, diduga kelaparan.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Selatan, Mahrus Aryadi, mengatakan tim BKSDA Kalsel sudah melihat lokasi komplek perumahan yang didatangi rombongan Warik.
"Warik ke kampung karena pakan mereka sudah sangat berkurang," kata Mahrus dihubungi, Jumat (17/9/2021).
Mahrus mengaku akhir pekan ini, tim BKSDA Kalsel akan membuat kandang jebak dari galam karena jumlah wariknya banyak.
Baca juga: Kepala UPT Damkar Banjar Akui Gerombolan Kera di Sungai Sipai Sudah Ditangani
Baca juga: Gerombolan Kera di Atap Rumah Warga Sungai Sipai Dikhawatirkan Sebarkan Virus Rabis
Baca juga: Takut dengan Gerombolan Kera, Nita Normala Akhirnya Menviralkan di Medsos
Baca juga: Kera Ekor Panjang Serang Warga Martapura Kalsel, Bocah Desa Bincau Muara Terluka
Warga sebaiknya jangan membuang sisa makanan sembarangan.
"Sebaiknya disatukan di salah satu tempat saja sehingga warik bisa memanfaatkan sisa makanan dari masyarakat," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rombongan-kera-berekor-panjang-asdf.jpg)