Gerombolan Kera di Sungai Sipai

BKSDA Kalsel Akan Buat Kandang Jebakan untuk Gerombolan Kera Sungai Sipai

Keberadaan Warik dalam jumlah besar yang memasuki kawasan permukiman warga di Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalse

Tayang:
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
Aminuddin
Rombongan kera berekor panjang atau warga setempat menyebutnya Warik menghebohkan warga Komplek Graha Anjung Mahatama No. 164 Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel, Senin (13/9/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Keberadaan Warik dalam jumlah besar yang memasuki kawasan permukiman warga di Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel, diduga kelaparan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Selatan, Mahrus Aryadi, mengatakan tim BKSDA Kalsel sudah melihat lokasi komplek perumahan yang didatangi rombongan Warik.

"Warik ke kampung karena pakan mereka sudah sangat berkurang," kata Mahrus dihubungi, Jumat (17/9/2021).

Mahrus mengaku akhir pekan ini, tim BKSDA Kalsel akan membuat kandang jebak dari galam karena jumlah wariknya banyak.

Baca juga: Kepala UPT Damkar Banjar Akui Gerombolan Kera di Sungai Sipai Sudah Ditangani

Baca juga: Gerombolan Kera di Atap Rumah Warga Sungai Sipai Dikhawatirkan Sebarkan Virus Rabis

Baca juga: Takut dengan Gerombolan Kera, Nita Normala Akhirnya Menviralkan di Medsos

Baca juga: Kera Ekor Panjang Serang Warga Martapura Kalsel, Bocah Desa Bincau Muara Terluka

Warga sebaiknya jangan membuang sisa makanan sembarangan.

"Sebaiknya disatukan di salah satu tempat saja sehingga warik bisa memanfaatkan sisa makanan dari masyarakat," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved