Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Ekspor Kalsel Masih Didominasi Kelompok Bahan Bakar Mineral

Kepala BPS Kalsel Yos Rusdiansyah, Kamis (23/9/2021), menjelaskan, ekspor terbesar pada Agustus 2021 dari bahan bakar mineral senilai US$634,00 juta.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
DOK BPOST
ILUSTRASI - Tongkang memuat batu bara di Sungai Barito, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Perkembangan ekspor pada Agustus 2021 di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai US$888,14 juta.

Jumlah itu naik sebesar 24,71 persen dibanding nilai ekspor pada Juli 2021 yang mencapai US$712,16 juta. 

Dibandingkan lagi dengan nilai ekspor pada Agustus 2020 yang mencapai US$340,25 juta, makan untuk Agustus 2021 naik sebesar 161,03 persen.

Kepala BPS Kalsel Yos Rusdiansyah, Kamis (23/9/2021), menjelaskan, ekspor terbesar pada Agustus 2021 disumbang dari bahan bakar mineral dengan nilai US$634,00 juta.

"Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 24,05 persen dibanding ekspor Juli 2021. Pada urutan kedua adalah kelompok lemak dan minyak hewan/nabati yang menyumbang US$181,79 juta. Naik sebesar 45,76 persen,"  sebutnya. 

Baca juga: Sebanyak 30 Pelaku UKM di Kalsel Latihan Mendesain Kemasan Produk Ekspor

Baca juga: Airlangga: Nilai Ekspor Indonesia Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Urutan ketiga adalah kelompok kayu dan barang dari kayu dengan nilai ekspor US$26,80 juta yang turun sebesar 8,05 persen. 

"Berdasarkan kontribusinya terhadap total ekspor Agustus 2021, kelompok bahan bakar mineral memberi  kontribusi terbesar, yaitu sebesar 71,39 persen. Kemudian diikuti kelompok lemak dan minyak hewan/nabati  dan kelompok kayu, barang dari kayu dengan kontribusi masing-masing sebesar 20,47 persen dan 3,02 persen," rincia dia. 

Urutan keempat dan kelima terdapat kelompok karet dan barang dari karet serta kelompok berbagai produk kimia dengan kontribusi masing-masing sebesar 1,53 persen dan 1,42 persen. 

"Peranan ekspor kelima kelompok barang ini pada Agustus 2021 yang mencapai 97,83  persen dari total ekspor Provinsi Kalimantan Selatan," imbuh Kepala BPS Kalsel Yos Rusdiansyah.

Sedangkan negara tujuan utama ekspor dari Kalsel, pertama adalah ke Cina sebesar US$410,93 juta, dengan nilai tertinggi pada Agustus 2021.

Baca juga: Permintaan Meningkat, Ekspor sawit  Kalsel Naik 100 Persen

Baca juga: Eskpor Ikan Menggeliat, Pembudidaya Belut Tanahlaut Kalsel Kirim 40 Ton Belut ke China

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved