Berita Ekonomi

Harga Emas Batangan Hari Ini di Pegadaian Turun Rp4.000

Emas menjadi investasasi yang menguntungkan dan mudah menjualnya. Harga emas batangan Antam pecahan 2 gram di PT Pegadaian (Persero) pada hari ini, Ju

Editor: Edi Nugroho
ANTARA/GALIH PRADIPTA
Karyawan menunjukan emas batangan di Butik Emas Antam, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (18/1/2021). 

Harga emas 2 gram: Rp 1.815.000
Harga emas 5 gram: Rp 4.483.000

Baca juga: Harga Emas Antam 21 September 2021, Naik Rp 5.000 Menjadi Rp 922.000 Per Gram

Harga emas 10 gram: Rp 8.917.000
Harga emas 25 gram: Rp 22.248.000

Harga emas 50 gram: Rp 44.405.000
Harga emas 100 gram: Rp 88.774.000

Harga emas 250 gram: Rp 221.867.000
Harga emas 500 gram: Rp 443.210.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 885.463.000

Sementara untuk tabungan emas Pegadaian, untuk setiap 0,01 gram, Pegadaian menetapkan
harga jual sebesar Rp 8.650 dan harga beli Rp 8.390.

Berinvestasi emas ternyata tidak bisa sembarang saja dilakukan dengan cara beli, beli, dan terus beli ketika harga sedang turun. Sebelum membeli, investor harus tahu kapan emas akan dijual.

Kenapa begitu? Stock and Option Strategist Profit Guide Institute Doni Prabawa, di Jakarta belum lama ini memberikan beberapa tips penting dalam berinvestasi logam mulia.

Baca juga: Harga Emas Antam 20 September 2021, Stagnan di Angka Rp 1.847.000 Per 2 Gram

Pertama, ia menyarankan, jangan membeli emas denga cara ”membabi buta” saat ada kesempatan. ”Perhatikan pola pergerakan (harga emas). Gunakan money management yang baik,” ujar Doni kepada Kompas.com.

Apa maksudnya money management yang baik? Doni menuturkan, jika masyarakat mempunyai dana, misalnya Rp 100 juta, jangan semuanya dihabiskan untuk membeli emas. Sebaiknya dana dibagi untuk investasi yang lain. ”Ya diversifikasi (investasi),” tambah dia.

Kedua, masyarakat harus ingat atau selalu berasumsi bahwa emas tetap merupakan komoditas yang harganya bisa naik dan turun. ”Sebelum membeli emas, kita harus tahu kapan kita mau jual,” ujar Doni. Hal ini harus diketahui, baik dalam kondisi rugi maupun untung.

Lalu, kapan waktu terbaik dalam membeli emas? Terhadap ini, Doni memiliki sejumlah tips tambahan. ”Perhatikan indikator-indikator teknikal. Maksudnya, kita perlu lihat grafiknya,” ujar penulis buku dengan judul Investasi Saham Aman dan Menyenangkan terbitan Elex Media Komputindo ini.

Syarat tersebut merupakan syarat dasar di mana investor dapat melihat historis harga emas melalui, misalnya, analisis teknikal Elliott Wave. Kemudian, kombinasikan analisis teknikal dengan faktor fundamental. Maksudnya, investor harus awas dengan info-info pasar dan berita-berita yang ada. Maklum saja, harga emas yang kian tinggi sekarang ini, karena dipengaruhi oleh kondisi krisis yang dialami oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat. Jadi, pelaku pasar harus tahu ini juga.

Baca juga: Harga Emas Antam Sepekan, Harga Jual dan Buyback Kompak Turun

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam dan Emas UBS Turun Lagi

Menurut Doni, kemungkinan harga emas naik cukup besar. Untuk tahun ini saja, ia memprediksi harga emas berpeluang menyentuh 2.000 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved