Breaking News:

BSU 2021

Penerima BLT Subsidi Gaji Diperluas Imbas Sisa Anggaran Rp 1,7 Triliun, Cek di bsu.kemnaker.go.id

Perluasan penerima BSU 2021 ini diputuskan lantaran masih ada sisa anggaran. Segera cek status anda di bsu.kemnaker.go.id

Kompas.com/Totok Wijayanto
Berikut syarat dan cara pencairan BSU 2021. Penerima BLT Subsidi Gaji Diperluas Imbas Sisa Anggaran Rp 1,7 Triliun, Cek di bsu.kemnaker.go.id 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Program Bantuan Subsidi Upah ( BSU) alias BLT Subsidi Gaji yang disalurkan pemerintah akan diperluas cakupannya secara nasional di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten.

Perluasan penerima BSU 2021 ini diputuskan lantaran masih ada sisa anggaran. Kementerian Ketenagakerjaan RI pun telah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan.

Bagi anda yang belum mendapatkan BLT Subsidi Gaji ini, segera cek status anda di bsu.kemnaker.go.id

Hal ini seperti disampaikan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemenaker Indah Anggoro Putri.

Diketahui, BLT subsidi gaji ini awalnya hanya diberikan kepada para pekerja yang berada di wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ) level 4 dan level 3.

Baca juga: CARA Cek Penerima BSU Rp1 juta di Rekening Kolektif alias Burekol, Sudah Tersalur ke 4.611.816 Orang

Baca juga: BSU 2021 Tahap 5 Mulai Cair untuk 2,9 Juta Pekerja, Cek Penerima di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

Adapun Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp 1.791.477.000.000 (Rp 1,7 triliun) dan akan menyasar 1.791.477 pekerja.

“Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp 8,7 triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak pandemi Covid-19," katanya lewat keterangan tertulis, Rabu (29/9/2021), dilansir dari kompas.com.

Realisasi penyaluran BLT subsidi upah ini, lanjut dia, telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6.9 triliun.

"Kami juga mendapat informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progres yang signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," jelasnya.

Ia kembali memaparkan, data calon penerima BSU yang diterima Kemenaker dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 8.508.527 calon penerima. Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang duplikasi bantuan sosial (bansos) atau telah menerima bantuan sosial lain. Data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat penerima program BSU.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved