Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Terdampak Pandemi, Pabrik VCO di Banjarbaru Setop Sementara

Pandemi membuat PT Daxen KJP Agro (PT DKA)menutup sementara pabrik pengolahan minyak kelapa tua menjadi Virgin Coconout Oil (VCO)

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Iustrasi-Supervisor Produksi PT Daxen KJP Agro (DKA), Fajar Sadik, menunjukkan salah satu bagian di pabrik pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), Selasa (2/2/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sulitnya kondisi ekonomi karena Pandemi, juga  berimbas terhadap Pabrik PT Daxen KJP Agro (PT DKA) yang selama ini mengolah kelapa tua menjadi Virgin Coconout Oil (VCO) di Banjarbaru. 

Hantaman ekonomi karena pandemi, membuat perusahaan yang beroperasi di Banjarbaru itu menutup sementara operasionalnya.

"Sementara ini karena pandemi semua kegiatan produksi disetop dulu sambil menunggu situasi normal lagi," kata Manager Finance and Accouting (F & A) PT Daxen KJP Agro Banjarbarbaru, Lana, Kamis (30/9/2021). 

Pihaknya mengaku untuk menjaga aset dan Keberlangsungan kantor sejauh ini sistem sift dijaga. 

Baca juga: Produksi dan Kini Ekspor VCO ke Malaysia, Perusahaan Ini Kini Butuh 7.000 Butir Kelapa Tua

Baca juga: VIDEO Pabrik VCO di Banjarbaru Ekspor 8,1 Ton ke Malaysia

"Saat ini kami masuk sistem bergantian, jadi karyawan dibayar gaji sesuai absen masuk kerja saja," sebutnya. 

Sejauh ini, keberadaan pabrik ini sudah memunculkan asa untuk kran ekpor VCO. Sebab sejak 2019 beroperasional menggarap Virgin Coconout Oil (VCO), baru di 2020 PT Daxen KJP Agro (PT DKA) melakukan ekspor perdana dengan tujuan Malaysia sebanyak 8,1 ton dalam kemasan pail. 

Peluang ekpor VCO ini terbuka lebar. Hanya saja, sementara ini untuk bahan bakunnya, yakni kelapa tua yang standar sulit untuk dicari ditambah lagi kondisi pandemi yang menerpa sehingga masih tersendat.

Diketahui, sekali produksi PT Daxen KJP Agro, untuk pabrik VCO ini berada di areal 1000 meterpersegi di Banjarbaru, dengan kapasitas mesin maksimal bisa mencapai 20.000 butir kelapa per hari. 

Baca juga: Atasi Covid-19 Minyak Kelapa Murni Hingga Jambu Biji Diuji Klinis, Pil Kina Jadi Obat Corona

Pemerosesannya dari kelapa tua hingga ke VCO di pabrik ini ada dua sistem. Ada yang sistem mesin basah, dan sistem kering.

Sekali Ekspor itu dengan sistem basah, dan produksi sebanyak 8,1 ton, yang dikemas 450 kemasan pile dimana satu pilenya beratnya 18 kilo. (banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved