Breaking News:

Berita HSU

Ada Warga Alami Laka Tunggal Saat Lewati Jalan Berlubang dan Tergenang, Begini Imbauan BPBD HSU

BPBD HSU mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dengan mengurangi kecepatan saat melewati jalan tergenang

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co,id/reni kurniawati
Salah satu jalan berlubang dan tergenang di Kecamatan Banjang, HSU, Minggu (17/10/2021). 

BANJARMASINPIST.CO.ID, AMUNTAI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Utara (HSU) mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dengan mengurangi kecepatan saat mengendarai kendaraan di jalanan terlebih pada saat usai hujan. 

Mengingat beberapa waktu terakhir ada beberapa laporan warga yang mengalami kecelakaan tunggal karena menabrak jalan yang berlubang.

Pada saat turun hujan atau usai turun hujan diharapkan bisa mengurangi kecepatan saat melintas di jalan yang tergenang. 

Warga juga diminta jika tinggal dekat dengan jalan yang berlubang bisa memberikan tanda agar pengguna jalan juga lebih berhati-hati dan mengetahui jika di jalan tersebut terdapat lubang. 

Baca juga: Warga Keluhkan Jalan Tergenang karena Drainase Tak Berfungsi di Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu

Baca juga: Jembatan Paringin Ditutup, Begini Truk Angkutan Berat Terjebak di Jalan Berlubang Gunung Pandau 

Baca juga: Jalan Berlubang di Martapura Sering Kagetkan Pengendara, Ini Kata Dinas PUPR Banjar

"Pada saat musim penghujan biasanya jalan yang awalnya berlubang kecil akan membesar karena adanya air yang tergenang hingga menyebabkan kerusakan Jalan semakin membesar dan hal ini perlu diwaspadai agar tidak terjadi kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan," ujar Sugeng Riyadi Kepala BPBD Amuntai. 

salah satu jalan yang mengalami kerusakan cukup parah dan juga beberapa kali terdapat warga yang terjatuh adalah di Kecamatan Banjang.

Jalan Utama menuju Kabupaten Balangan ini memang terdapat beberapa ruas jalan yang berlubang dengan kecepatan cukup tinggi karena arah jalan yang lurus dan kondisi aspal sebagian besar baik. 

"Biasanya keluarga dari luar kabupaten yang melintas yang masih bisa terkena jalan berlubang karena jika hanya warga sekitar sudah mengetahui bahwa di beberapa ruas jalan ada lubang yang cukup dalam," ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved