Breaking News:

Berita HST

Pelajar SMA/SMK di HST Belum Divaksin, Dinkes Akui Persediaan Terbatas

Dinas Kesehatan HST mengakui persediaan vaksin yang terbatas membuat permintaan vaksinasi pelajar sma/smk di HST belum bisa dipenuhi

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
SMKN 1 Barabai, salah satu sekolah di HST yang mendapat rekomendasi DIsdikbud Kalsel menyelengarakan pembelajaran tatap muka (PTM), namun pihak sekolah menundanya sampai semua siswa diberi vaksin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Belum terpenuhinya kebutuhan vaksin untuk para pelajar, khususnya tingkat SMA/SMK di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), diakui Dinas Kesehatan setempat karena persediaannya yang masih terbatas.

Banyaknya permohonan masyarakat untuk divaksin, membuat Pemkab HST melaksanakan vaksinasi secara bertahap.

Sekretaris DInkes HST Mursalin, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id,Selasa (19/10/2021) mengatakan, khusus untuk pelajar, memang tidak ada alokasi khusus.

Selama ini vaksinasi dilakukan dengan sistem mendaftar melalui Lembaga penyelenggara yang bekerjasama dengan DInkes. Seperti TNI/Polri serta Lembaga atau instansi lainnya.

Baca juga: Miliki Stok Vaksin Cukup, Biddokkes Polda Kalsel Siap Fasilitasi Vaksinasi Pelajar Jelang PTM

Baca juga: Memasuki PTM Terbatas, Pemkab HSS Genjot Vaksinasi Pelajar di Sekolah

“Kami belum bisa menyediakan secara khusus untuk pelajar karena memang persediaan sangat terbatas. Vaksinnya sendiri disediakan pemerintah pusat, dan didistribusikan Pemprov,”kata Mursalin.

Meski demikian, pihaknya tetap mengupayakan agar kebutuhan untuk para pelajar, khususnya SMA/SMK segera terpenuhi untuk kepentingan belajar tatap muka (PTM).

“Untuk tenaga vaksinatornya tak masalah.Mereka selalu siap melaksanakan, jika vaksinya tersedia,”tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten HST, masih ada 155.455 penduduk sasaran vaksin yang belum mendapatkan vaksin. Adapun total sasaran masyarakat yang divaksin, 204.402 orang.

Sedangkan jumlah yang telah divaksin, meliputi dosis 1 berjumlah 48.957 atau 23 persen, dosis kedua berjumlah 23.950 atau 11,7 persen, dosis ketiga untuk tenaga Kesehatan berjumlah 1.421.

“Jadi total dosis yang diberikan mencakup 74.328 orang. Yang belum divaksin, 155.445 orang,”kata Sekretaris Dinkes HST Mursalin.

Baca juga: Vaksinasi Pelajar SMKN 2 Amuntai, Kepala Sekolah Sebut Ada Orang Tua Tidak Beri Izin Vaksin

Dijelaskan,vaksin tersedia saat ini, yaitu Sinovac, moderna dan Pfizer. Pemkab HST menargetkan vaksinasi baru bisa diselesaikan sampai 2022 mendatang.

Untuk vaksin sinovac tersedia, 190 vial, dimana satu vial untuk 10 dosis.  Pfizer 975 vial atau 5.850 dosis. Sedangkan moderna tersedia 61 vial, atau 854 dosis, yang akan digunakan untuk vaksinasi dosis kedua, Senin 18 Oktober 2021. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved