Berita Balangan
Pertumbuhan Ekonomi Balangan Alami Terjun Bebas di Tahun 2020
Tahun 2020 lalu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Balangan mengalami penurunan secara drastis.
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
Tahun 2021, BPS rupanya juga telah membaca perkembangan ekonomi di Balangan.
Sebut Deddy, dilihat dari fenomena negara tujuan ekspor yang sudah mulai reda untuk penanganan Covid 19, serta sedang gencar memenuhi kecukupan energi listrik, pangsa pasar batu bara pun semakin bagus.
Bahkan harga batu bara di pasar dunia semakin meroket, tembus pada angka 200 USS permetrik ton.
"Berdasarkan data itu, pertumbuhan ekonomi di Balangan akan kembali positif dan lepas dari resesi ekonomi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Deddy juga menginformasikan tentang indikator untuk untuk mengetahui perkembangan ekonomi suatu wilayah.
Satu di antaranya melihat data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Baca juga: Ilona Promosikan Pulau Curiak Batola di Ajang Pemilihan Puteri Remaja Indonesia
Baca juga: Penilaian Aset Kolam Renang Tanahlaut Tak Kunjung Dilakukan, Begini Penjelasan Dispora
Dari data itu ucap Deddy, bisa dilihat kekuatan ekonomi suatu wilayah, struktur ekonomi, pertumbuhan ekonomi dan indikator lainnya.
Deddy menjelaskan, PDRB Kabupaten Balangan tahun 2020 sebesar 10,7 T (atas dasar harga berlaku), sedangkan Kalsel sebesar Rp 180,6 T.
Ia menggambarkan, dilihat dari sudut pandang provinsi, kekuatan ekonomi Kalsel ditopang oleh wilayah Banjarmasin sebanyak 18 persen, Kotabaru 13 persen dan Tanah Bumbu, 11 persen.
Sedangkan yang terkecil kontribusinya adalah Kabupaten HSU sebanyak tiga persen.
Sementara Balangan menyumbang hanya enam persen.
Tentunya pada masa itu ucap Deddy, seluruh wilayah masih mengalami pertumbuhan ekonomi positif, yang kemudian, adanya pandemi, membuat terjadinya pertumbuhan ekonomi negatif.
(banjarmasinpost,co.id/isti rohayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-bps-kabupaten-balangan-deddy-winarno.jpg)