Breaking News:

Harga Emas di Pegadaian

Daftar Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam dan UBS Naik Tipis

Hari ini, 21 Oktober 2021, harga emas batangan, Emas Antam dan Emas UBS yang tersedia di PT Pegadaian terpantau naik tipis dibandingkan kemarin

TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ilustrasi. Daftar Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam dan UBS Naik Tipis 

Harga emas 10 gram: Rp 8.810.000

Harga emas 25 gram: Rp 21.981.000

Harga emas 50 gram: Rp 43.869.000

Harga emas 100 gram: Rp 87.703.000

Harga emas 250 gram: Rp 219.191.000

Harga emas 500 gram: Rp 437.864.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 874.782.000

Ilustrasi: emas batangan berat 100 gram.
Ilustrasi: emas batangan berat 100 gram. (KOMPAS/PRIYOMBODO)

Harga Emas Menguat Dipicu Pelemahan Dolar AS

Harga emas berbalik menguat pada siang ini setelah dibuka turun tadi pagi. Rabu (20/10) pukul 11.53 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.773,55 per ons troi.

Harga emas spot menguat 0,24% dari penutupan perdagangan kemarin. Sejalan, harga emas kontrak Desember 2021 di Commodity Exchange menguat 0,18% ke US$ 1.773,50 per ons troi.

Kenaikan harga emas didukung oleh dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah tipis, mengimbangi lonjakan imbal hasil obligasi AS dan kekhawatiran yang tersisa atas kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia berada di 93,70, melemah dari posisi kemarin 93,73. Dolar yang lebih lemah yang membuat emas batangan lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Sedangkan yield US Treasury tenor 10 tahun siang ini berada di 1,65% yang merupakan level tertinggi sejak Mei 2021. Kenaikan yield surat utang negara AS ini meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

"Emas terus bertahan dan segera setelah Federal Reserve membuat poros yang lebih hawkish, emas bisa mengabaikan inflasi yang lebih tinggi dan tren yang lebih rendah," kata Stephen Innes, Managing Partner di SPI Asset Management, dilansir dari Kontan.co.id.

Anggota Dewan Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan bahwa The Fed mungkin perlu mengadopsi respons kebijakan yang lebih agresif tahun depan jika inflasi terus meningkat pada kecepatan saat ini.

Baca juga: Harga Emas Antam 11 Oktober 2021, Simak Juga Harga Emas di Pegadaian Hari Ini

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam 2 Gram Naik Rp 3.000

Meskipun inflasi yang terus-menerus kemungkinan akan menjadi risiko yang lebih besar bagi ekonomi AS selama tahun mendatang, mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan Federal Reserve akan menunggu hingga 2023 sebelum menaikkan suku bunga.

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, meskipun pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik. Innes juga mengatakan imbal hasil yang lebih tinggi dan kenaikan di pasar saham menunjukkan pasar masih optimistis tentang kesehatan ekonomi sehingga menimbulkan tantangan lain untuk logam mulia safe-haven. (*)

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved