Selebrita
Nasib 4 Anak Celine Evangelista Usai Perceraian Stefan William, Ada Janji untuk sang Mantan Istri
Celine Evangelista gugat cerai Stefan William. Lalu bagaimana nasib anak-anak aktor Sinetron Badai Pasti Berlalu itu. Ini janji mantan Natasha Wilona.
“Saya juga manusia biasa, dan saya butuh ketenangan juga, dan mohon stop (berhenti) untuk bahas masalah ini lagi, dan saya ingin tenang dan semua bahagia,” pinta Stefan William mengakhiri.
Baca juga: Kelakuan Reino Barack di Taman Direkam Syahrini, Incess: Maaf Pemirsa Pak RB Kalo Kekenyangan
Baca juga: Kelanjutan Hubungan Rendi Jhon dan Glenca Chysara, Orangtua Pemeran Elsa Beri Sinyal Merestui
Kiat Melanjutkan Hidup Setelah Perceraian
Sejumlah orang mendapati bahwa proses melanjutkan (move on) setelah perceraian ternyata tidak sulit.
Biasanya hal ini dikatakan oleh mereka yang sudah move on dari pasangannya jauh sebelum pernikahan usai. Bagi orang-orang lain, melewatinya terasa jauh lebih sulit.
Untungnya, otak dirancang untuk membantu kita menyintas (survive). Menurut penelitian yang diterbitkan pada awal 2015 dalam jurnal Review of General Psychology, manusia dirancang untuk mengalami sakitnya berpisah dan move on menuju pasangan baru.
Walaupun begitu, melewati beberapa bulan permulaan dan bahkan tahun-tahun setelah perceraian tidaklah mudah.
Dikutip dari Huffington Post pada Selasa (2/2/2016), berikut ini adalah sejumlah masukan dari pembaca dan para pakar hubungan tentang bagaimana melanjutkan hidup setelah perceraian:
1. Pahamilah bahwa tidak ada jangka waktu tertentu untuk pemulihan dari perceraian—dan itu tidak apa-apa
Ada hari-hari di mana kita merasa lega dan gembira telah terbebas dari mantan—dan hari-hari di mana bangun tidur terasa lebih berat.
Seperti dialami secara langsung oleh pendamping perceraian Kira Gould, pemulihan perceraian bukanlah suatu proses yang linier.
“Ada masa-masa di awal perceraian saya di mana jiwa saya sadar bahwa saya sudah tuntas dan melewatinya—dan ada hari-hari sekarang ini, setelah 6 tahun berlalu, ketika saya terkejut karena memikirkan mantan dengan kangen,” katanya.
“Kalau kita memiliki masa lalu yang panjang dan sangat berhubungan satu sama lain, perasaan-perasaan itu tidak pergi hanya dalam semalam.”
2. Jika memiliki anak, camkanlah bahwa proses ini akan lebih berat
Walupun tampak hebat berperilaku seperti orang dewasa dan menjadi orangtua bersama demi sang anak, pertemuan sesekali dengan mantan membuatnya lebih susah untuk move on, demikan menurut pembaca Diane Caron.
Katanya, “Memiliki anak bersama memang membuat perbedaan. Hal itu adalah sesuatu yang harus kita jalani seumur hidup, bahkan ketika kita sudah move on.”