Breaking News:

PPKM Kalsel

Tabalong Masih Terapkan PPKM Level 3, Begini Pembatasan Operasional bagi THM

PPKM di Kabupaten Tabalong sesuai Inmendagri dari level 2 kembali ke level 3 karena cakupan vaksin yang belum mencapai 50 persen

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Pemberitahuan terkait penerapan prokes terpampang di Destino Coffee Angkringan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sejak 19 Oktober tadi, penerapan PPKM di Kabupaten Tabalong sesuai Inmendagri dari level 2 kembali ditetapkan menjadi level 3 karena cakupan vaksin yang belum mencapai 50 persen.

Meski dikembalikan ke PPKM level 3, tak serta merta pembatasan yang dibuat terhadap sejumlah aktivitas berubah dari kebijakan yang diterapkan saat level 2.

Termasuk untuk pengaturan operasional THM dalam hal ini pub, diskotek, biliar, karaoke dan kafe live musik yang ada di Kabupaten Tabalong.

Kepala Badan Kesbangpol Tabalong A Rahadian, menyampaikan, terkait pengaturan ini sudah ada dibuatkan dalam surat edaran No:B-1449/Bup/Kesbangpol/Wasnas/300/X/2021, yang dtandatangani Bupati H Anang Syakhfiani.

Baca juga: Polres Tabalong Kembali Vaksinasi Ratusan Masyarakat Umum dan Remaja

Baca juga: Pilkades Serentak di Tabalong Digelar 6 November 2021, ini 64 Desa yang Lakukan Pemilihan

Dalam edaran disebutkan THM seperti pub, diskotek, biliar, karaoke dan kafe dengan live musik tetap diizinkan untuk buka hingga pukul 22.00 wita.

Selain itu untuk kapasitas pengunjung tetap dibatasi hanya boleh maksimal sampai pada 50 persen dari kapasitas tempat.

Aturan lain yang harus diikuti, operasional juga menerapkan prokes yang ketat, pengeloa harus menunjuk petugas prokes Covid-19 sendiri di tempat lokasi.

Kemudian, karyawan, karyawati dan pengunjung wajib melaksanakan penerapan prokes seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak minimal 1-2 meter setiap orang.

Baca juga: Tiga KUB Nelayan di Kecamatan Satui Tanbu Dapat Bantuan Alat Tangkap

Baca juga: Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Kalbagsel Lakukan Sosialisasi dan Penindakan

Selain bagi THM, kelonggaran juga tetapdiberikan bagi restoran, rumah makan, kafe atau kedai, warung makan maupun angkringan dengan boleh memberi layanan di tempat hingga pukul 22.00 wita dan layanan take away bisa dilakukan hingga pukul 24.00 wita.

Sedangkan untuk layanan di tempat bisa dilakukan dengan menggunakan 50 persen dari kapasitas tempat masing-masing.

Penetapan pembatasan dalam edaran Ini berlaku mulai 19 Oktober 2021 sampai dengan 8 November 2021.

"Jadi intinya walaupun Tabalong naik ke level 3 namun pemberlakuan THM dan sebagainya masih berlaku seperti level 2," katanya

Dengan adanya kelonggaran yang diberikan ini, Rahadian ekonomi masyarakat bisa tetap berjalan sebagaimana mestinya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved