Breaking News:

Banjir di Kalsel

VIDEO Banjir di Kalsel, Genangan Rendam Jalan dan Rumah Warga Banyu Tajun Tabalong

Banjir di Kalsel. Luapan Sungai Uwi akibatkan ratusan jiwa terdampak di Desa Banyu Tajun, Kecamatan Tanjung, Tabalong. Dinas Sosial dirikan dapur umum

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Banjir di Kalsel. Curah hujan cukup tinggi mengakibatkan beberapa ruas jalan dan permukiman warga terendam.

Wilayah yang terdampak, yakni di 4 lingkungan RT di Desa Banyu Tajun , Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), akibat luapan air dari Sungai Uwi.

Pantauan Selasa (9/11/2021),  air juga sudah masuk ke dalam rumah warga. Ketinggiannya sepinggang orang dewasa. Langgar Darul Khair di RT 1, terendam pada bagian lantai.

Permukiman warga  terlihat memang lebih rendah dari badan jalan, sehingga cukup berdampak.

Baca juga: Banjir di Tabalong, Dinsos Dirikan Dapur Umum di Desa Banyu Tajun Siapkan Makanan Korban Banjir

Baca juga: Sungai Uwi Tabalong Meluap, Banjir Kembali Landa Desa Banyu Tajun Kabupaten Tabalong

Di lokasi bencana, sudah terlihat ada dapur umum yang didirikan Dinsos Kabupaten Tabalong untuk membantu keperluan makan para korban.

Kemudian juga, para relawan yang terus memantau perkembangan dan memberikan bantuan evakuasi terhadap warga yang memerlukan.

Camat Tanjung, Arianto, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya banjir yang melanda Desa Banyu Tajun.

Menurutnya, banjir ini berdampak pada permukiman dari RT 1 hingga RT 4. Terbanyak di RT 1 ada 90 Kepala Keluarga (KK) dan di tiga RT lainnya masing-masing ada 10 KK, total ada 120 KK.

Baca juga: Banjir Hanyutkan Trafo Listrik Dinyatakan Hoaks, Begini Kata Petugas PLN Kantor Pembantu Aluhaluh

Baca juga: Bersiap Hadapi Banjir, Warga Kabupaten HSU Ini Pindahkan Barang ke Tempat Aman

Baca juga: Banjir Kalsel, Sejumlah Wilayah Terendam di Binuang Kabupaten Tapin

Sedangkan untuk jumlah jiwa yang terdampak, di RT 1 ada 360 jiwa, RT 2 ada 40 jiwa, RT 2 ada 40 jiwa dan RT 3 juga 40 jiwa, sehingga total ada 480 jiwa.

Data ini juga dibenarkan Kepala Seksi Jaminan Sosial Keluarga dan Penanganan Fakir Miskin Perkotaan dan Pedesaan Dinsos Kabupaten Tabalong, Rawadi.

"Ada 120 KK, jumlah jiwanya 480 jiwa yang terdampak," ujar saat ditemui di dapur umum Tagana di lokasi bencana.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved