Harga Bitcoin
Harga Bitcoin Hari Ini Terjungkal ke US$ 64.210, Sempat Cetak Rekor US$ 69.000
Harga bitcoin hari ini terjungkal di angka US$ 64.210. Sempat cetak rekor tertinggi US$ 68.990,9 pada Rabu (10/11/2021).
BANJARMASINPOST.CO.ID - Belum lama nyaris cetak rekor tertinggi, harga bitcoin Kamis (11/11/2021) terjungkal.
Mata uang kripto tertua itu nyaris menembus menembus level US$ 69.000, persisnya di US$ 68.990,9 pada Rabu (10/11/2021).
Namun selang tujuh jam, harga Bitcoin terjungkal ke US$ 63.036,18, terpangkas hampir US$ 6.000 atau merosot 8,6% dari posisi tertinggi baru sepanjang masa.
Kemudian mengacu data CoinDesk, pada Kamis hari ini pukul 9.41 WIB, harga Bitcoin naik ke US$ 64.210. Meski begitu, masih turun 4,04% dibanding posisi 24 jam sebelumnya.
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 9 November 2021, Melonjak Tajam Hampir Tembus Rp 1 Miliar
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 8 November 2021 Terus Melonjak, JPMorgan : Bisa Tembus US$ 73.000
Penurunan tajam harga Bitcoin terjadi setelah berita Evergrande Group gagal membayar bunga obligasi setidaknya ke beberapa investor internasional, meningkatkan lebih banyak kekhawatiran tentang potensi default perusahaan real estat asal China itu.
Dilansir dari kontan.co.id, mengutip CoinDesk, Evergrande yang punya utang banyak telah menjadi faktor penting bagi pasar keuangan yang jauh lebih luas, termasuk kripto.
Dengan akarnya di China dan kekhawatiran tentang kepemilikan aset kripto Tether atas utang China, investor mungkin ingin melihat bagaimana pasar kripto Asia bereaksi pada Kamis (11/11).
Sebelumnya, pasar menganggap rekor harga tertinggi baru pada Rabu (10/11) sebagai reaksi terhadap Indeks Harga Konsumen AS yang baru dirilis, yang melonjak ke level tertinggi dalam tiga dekade terakhir.
Cuma, data CoinDesk menunjukkan, reli harga Bitcoin pada Rabu (10/11) tidak didukung oleh volume perdagangan yang kuat. Angkanya lebih rendah dibanding Senin (8/11) dan Selasa (9/11) di bursa kripto utama.
Reli Harga Bitcoin Kian Menjauh dari Rekor Tertinggi
Reli harga Bitcoin memudar pada Rabu (10/11), menunjukkan pembeli mengambil beberapa keuntungan di sekitar puncak tertinggi sepanjang masa US$ 68.525,84 yang tercipta Selasa (9/11).
Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Rabu pukul 13.09 WIB ada di US$ 66.502,90, turun 2,16% dibanding posisi 24 jam sebelumnya, menjauh dari rekor tertinggi sepanjang masa.
Dilansir dari Kontan.co.id, harga Bitcoin naik sekitar 5% dalam seminggu terakhir. Meskipun terjadi kemunduran jangka pendek, beberapa analis mempertahankan target harga naik untuk aset kripto tertua itu hingga akhir tahun.
“Ada sentimen positif yang sering melanda pasar kripto menjelang akhir tahun,” kata Galina Likhitskaya, Vice President HashEx, kepada CoinDesk. Ia memiliki target harga US$ 80.000 untuk BTC pada akhir tahun.
Baca juga: PWNU Jawa Timur Haramkan Bitcoin Cs, Aset Kripto Disebut Mengandung Spekulasi
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 26 Oktober 2021, Naik Tipis Kini Berada di Level US$ 62.439,71
“Analis menyarankan US$ 75.000 sebagai target pada sisi atas, tetapi jika harga berbelok ke bawah, harga bisa jatuh ke rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar US$ 56.000,” ujar Jonas Luethy, trader di GlobalBlock, kepada CoinDesk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-bitcoin_00.jpg)