Breaking News:

Fatwa Haram Aset Kripto

PWNU Jawa Timur Haramkan Bitcoin Cs, Aset Kripto Disebut Mengandung Spekulasi

PWNU Jatim haramkan bitcoin Cs. Fatwa haram aset kripto itu diputuskan karena dinilai mengandung spekulasi sehingga bisa merugikan orang lain.

PEXELS/WORLDSPECTRUM
Ilustrasi aset kripto alias Crypto Currency. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) haramkan bitcoin Cs.

Hal tersebut berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh PWNU Jatim terhadap aset kripto alias crypto currency.

Fatwa haram aset kripto itu diputuskan karena dinilai mengandung spekulasi sehingga bisa merugikan orang lain.

Adapun fatwa haram tersebut telah diputuskan sesuai hasil kajian lembaga Bahtasul Masail pada Minggu (24/10/2021) lalu.

Baca juga: Mengenal Dogecoin, Mata Uang Kripto yang Didukung Elon Musk dan Masuk Trending Twitter Hari Ini

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Naik Lagi di Angka US$61.591, Aset Kripto Siap-siap Rebound

Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini US$62.019 Per Keping, Simak Juga Aset Kripto yang Bagus di Jangka Pendek

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul PWNU Jawa Timur Keluarkan Fatwa Haram Mata Uang Kripto, Kenali Potensi Risikonya,

Berdasarkan hasil kajian selain mata uang kripto haram untuk digunakan sebagai alat transaksi, mata uang kripto juga tidak bisa dijadikan instrumen investasi.

Hal ini seperti disampaikan Wakil ketua PWNU KH Ahmad Fahrur Rozi seperti dikutip dari Kompas.com.

Untuk diketahui, mata uang kripto, salah satunya bitcoin, sejarah perkembangannya bisa dilacak sejak dua dekade lalu.

Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency.
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency. (PEXELS/WORLDSPECTRUM)

Bank Indonesia (BI) menjabarkan beberapa risiko dari aset kripto. BI melihat dampak perdagangan aset kripto terhadap stabilitas sistem keuangan di Indonesia masih terbatas.

Pertama, risiko pasar yang muncul dari volatilitas harga aset tanpa ada transaksi underlying. Ini menyebabkan valuasi menjadi susah dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved