Berita Banjarbaru

Kadisdik Kalsel Sebut Hari Ini Sudah 300 Sekolah Usulkan PTM Gelombang Dua

Kadisdik Kalsel menyebut antusias sekolah untuk PTM meningkat. Bahkan, hingga hari ini ada 300 sekolah yang usulkan PTM Geombang kedua

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Kegiatan PTM sekolah hari kedua di SMKN 1 Kotabaru berlangsung lancar meski hanya 50 persen siswa karena sebagian masih mengikuti vaksinasi Covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hingga kini jumlah SMA, SMK dan SLB di bawah Disdikbud Kalsel yang mengusulkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah hampir 100 persen.

Kadisdikbud Kalsel HM Yusuf Effendi Kamis (11/11/2021)  suksesnya pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilakukan 30 SMA/SMK dan SLB piloting di Kalsel, membuat sekolah lain mulai ramai mengusulkan PTM ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. 

Bahkan dari sebelumnya hanya puluhan, usulan yang masuk hingga 8 November kemarin sudah 275 sekolah.

"Kalau hari ini sudah lebih, sudah 300 lah," ujarnya.

Baca juga: Tanbu PPKM Level 1, Disdik Tetap Laksanakan PTM  50 Persen

Baca juga: Dua Tahun Belajar Via Daring, Sudah Divaksin Siswa SMAN 4 Banjarmasin Ingin Segera PTM Sekolah

Total sekolah di bawah kewenangan Disdikbud Kalsel jelas Yusuf ada 357 sekolah, dikurangi sekolah pilotting sebanyak 30 sekolah kemarin, jadi sisa sekolah yang belum melangsungkan PTM ada 327 sekolah.

"Alhamdulillah terus bertambah bahkan meningkat drastis," ujarnya.

Dia mengungkapkan, usulan ratusan sekolah tersebut sudah mereka sampaikan ke Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel untuk segera diproses.

"Mudah-mudahan setengah bulan ini PTM untuk sekolah yang memenuhi syarat bisa dimulai," ungkapnya. 

Menurutnya, sekolah lain memang perlu didorong menggelar PTM. Sebab berdasarkan rapat koordinasi yang mereka lakukan dengan semua pihak, pelaksanaan PTM di 30 sekolah piloting dianggap aman.

"Alhamdulillah, berdasarkan laporan koordinator pengawas PTM di sekolah piloting berjalan dengan baik, tanpa ada yang terpapar. Ini modal dasar kita mendorong semua sekolah melakukan PTM serentak," ujarnya. 

Disampaikannya, untuk bisa membuka sekolah satuan pendidikan diharuskan mengumpulkan laporan dan mengusulkan PTM. 

"Laporan dari sekolah nanti akan kami dibahas dengan SKPD terkait, apakah sekolah tersebut memenuhi syarat melaksanakan PTM atau tidak," ungkapnya. 

Baca juga: Inginkan PTM Berjalan Lancar, Siswi SMA Sabilal Muhtadin Antusias Ikuti Vaksin Dosis kedua

Dalam laporan itu ucap Yusuf, sekolah mengisi daftar periksa di aplikasi Kemendikbud. Kemudian, menghimpun surat pernyataan orang tua atau wali terkait kesediaan dilaksanakannya PTM. Selain itu, juga memastikan sudah memenuhi syarat dari Satgas Covid-19. 

Syarat Satgas Covid-19 yang harus dipenuhi yakni, mempersiapkan protokol kesehatan dengan baik. Kemudian, memastikan wilayahnya bukan zona merah, serta semua tenaga pendidik dan siswa sudah divaksin. 
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved