Berita Banjarmasin
Permintaan PCR dan Antigen di Laboratorim Kesehatan Provinsi Kalsel Meningkat
Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalsel sehari rata-rata lakukan 50 tes untuk PCR dan 20 tes untuk antigen, seiring peningkatan perjalanan luar daerah.
Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan yang melandai, tak berpengaruh pada permintaan rapid tes antigen dan PCR di Laboratorium Kesehatan.
Kini, permintaan tes di Labkes Kalsel yang baru saja disetujui menjadi BLUD Pemprov Kalsel ini justru meningkat.
Kepala Labkes Kalsel, Susi Hermina, saat dihubungi Sabtu (27/11/2021), mengatakan, permintaan tes meningkat seiring banyaknya pelaku perjalanan.
"Sehari, rata-rata 50 tes untuk PCR dan 20 tes untuk antigen," sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id.
Baca juga: Covid-19 Melandai, Permintaan PCR di Tirta Medical Centre Banjarmasin Turun Drastis
Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 3 Orang
Baca juga: Nihil Kasus Covid-19, Batola Tetap Ikut Keputusan Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 Nataru
Bahkan, lanjut dia, Labkes Kalsel menambah pelayanan dengan melayani home care dan home visit.
Jam pelayanan pun ditambah, sebelumnya hingga pukul 11.00 Wita menjadi 12.00 Wita.
"Kami tetap melayani PCR dan antigen dengan tarif sesuai perda. Tidak ada pengurangan jam pelayanan, malah ditambah 1 jam, sampai pukul 12.00 Wita. Jadi, buka pukul 07.00 sampai 12.00 Wita," jelasnya.
Tarif PCR tes pada Labkes Kalsel Rp 525 ribu, sedangkan untuk antigen Rp 110 ribu.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pelayanan-di-laboratorium-kesehatan-provinsi-kalimantan-selatan-labkes-kalsel-27112021.jpg)