Berita Banjarmasin
Ratu Zaleha Karya Irwansyah dan Jefry Sisihkan Saingan Pada Lomba Cipta Lagu Banjar Perjuangan
Irwansyah Noor dan Jefry Akbari Tribowo juara pertama lomba cipta lagu Banjar bertema perjuangan dan berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 7 juta
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ratu Zaleha ciptaan Irwansyah Noor dan Jefry Akbari Tribowo dari Banjarmasin meraih juara pertama lomba cipta lagu Banjar bertema perjuangan memperebutkan trophi Paman Birin.
Keduanya selain meraih piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 7 juta yang diserahkan di Gedung Mahligai Pancasila.
Juara kedua dengan judul lagu Pahlawan Nasional Banuaku ciptaan Rudi Aliyusni, SE asal Banjarmasin dan berhak atas trophi, sertifikat dan uang pembinaan.
Posisi ketiga dengan judul lagu Sumangat Pangeran Antasari ciptaan Hendra Cipta dari Banjarmasin, menerima piala, sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 4 juta.
Sementara itu juara harapan pertama dengan judul Ayo Bangun Banua ciptaan Rudi Nugraha asal Kotabaru juga meraih piala, sertifikat dan uang pembinaan Rp 3 juta.
Baca juga: Sudah Periksa 10 Orang Terkait Iuran HKN 2021, Besok Kejari Banjarmasin Panggil Lagi Sederet Nama
Baca juga: Pompa Dihentikan 6 Jam Saat Perbaikan Pipa di A Yani Km 1, Pelanggan di Banjarmasin Utara Terdampak
Melawan Kuruna ciptaan Noor Latifah dari Amuntai meraih juara favorit dan mendapat piala, sertifikat dan uang pembinaan Rp 2 juta.
Dewan juri terdiri Drs Dino Sirajudin, MEd, Iwan dan Cicim Lius.
Selain para pemenang tersebut, menurut Ketua Panitia Pelaksana Mifta, lima lagu lainnya yang lolos 10 besar yakni Pesan Pang Hidup ciptaan Su'ud Johan, Pangeran Antasari ciptaan Agus Rifki Rusad, Bagarilya karya Norbert Tarigan, Wasiat Pajuang Banua oleh M Sulthani Sukma dan lagu Pahlawan Banuaku karya C Nuning Afrianthie.
Baca juga: Pegawai Disnakerind Tala Tahlillan Doakan Rekan Sejawat yang Meninggal Laka Lantas
"Kriteria penilaian juri terdiri lirik, melodi, kesesuaian lirik dan melodi serta orisinalitas aransemen atau garapan maupun musik dan enyajian," tandas Nursiah, Senin (29/11/2021).
Dia menambahkan, rencananya lagu masuk 10 besar insha Allah akan dibuat album.
Nursiah berharap event ini bisa dilaksanakan setiap tahun, sehingga masing- masing musisi dapat lebih semangat.
"Bisa memajukan lagu daerah agar lebih diminati terutama kaum milenial menjadi tuan rumah di Banua sendiri," ungkapnya.
(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)