Ekonomi dan Bisnis
Kanwil DJPb Kalsel Catat Tren Positif Capaian Pajak, Cukai dan Lelang dari PNBP
kepala Kanwil DJPb Kalsel, Sulaimansyah, menjelaskan, sampai 31 Oktober 2021, Pendapatan Negara mencapai Rp 8.757,01 miliar atau 88,04 persen.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Capaian pendapatan negara mencatatkan tren positif, sejalan dengan mulai menggeliatnya perekonomian dan menurunnya jumlah kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan (Kanwil DJPb Kalsel), Sulaimansyah, menjelaskan, sampai 31 Oktober 2021, Pendapatan Negara mencapai Rp 8.757,01 miliar atau 88,04 persen.
"Hal ini lebih besar dari target, tumbuh lebih tinggi sebesar 28,31 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2020, yaitu sebesar Rp 6.824,65 miliar," kata Sulaimansyah.
Sementara, Kepala Seksi Data dan Potensi Kanwil DJP Kalselteng, Retno Hadi Cahyani, membeberkan, realisasi penerimaan perpajakan hingga akhir Oktober 2021 mencapai Rp 7.776,62 miliar atau 86,76 persen dari target APBN 2021 Rp 8.929,14 miliar.
Baca juga: VIDEO Serapan DAK Fisik dan Transfer Dana Desa di Kalsel Diprediksi Tak Sampai 100 Persen
Baca juga: Pedagang Online Kaget Dapat Tagihan Pajak Rp 35 Juta, Begini Aturan Pajak UMKM dan Olshop
"Realisasi penerimaan Pajak tersebut tumbuh sebesar 33,37 persen (y-o-y). Dari jumlah persentase pertumbuhan tersebut, komponen pajak dalam negeri menyumbang sebesar 20,59 persen dengan sub komponen tertinggi
adalah jenis pajak pertambahan nilai, pajak bumi dan bangunan serta pajak lainnya," urai Retno Hadi Cahyani, Selasa (30/11/2021).
Sementara itu, Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data Kanwil DJBC Kalbagsel, Arif Setiawan, membeberkan capaian sektor pajak perdagangan internasional. Sub komponen penyumbang tertinggi adalah jenis penerimaan bea keluar atau pungutan ekspor.
"Sedangkan khusus realisasi penerimaan Kepabeanan dan Cukai telah mencapai Rp 801,73 miliar hingga akhir Oktober 2021 atau sebesar 2.318,93 persen dari target yang ditetapkan. Hal ini didorong tingginya nilai patokan ekspor sawit dan turunannya,"urai Arif Setiawan.
Kepala Bidang Lelang Kanwil DJKN Kalselteng, Rizcka Adhitama, menjelaskan untuk realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sampai dengan bulan Oktober 2021 sebesar Rp 980,39 miliar atau 99,71 persen dari target yang telah ditetapkan pada APBN 2021.
Baca juga: Pajak Air Permukaan Minim, Sekdaprov Kalsel Minta Kabupaten Kota Cek Laporan Perusahaan
Baca juga: Karantina Pertanian Banjarmasin Gelar Bimtek Tanaman Hias untuk Mendorong Akselerasi Ekspor
"Dari angka tersebut, terdiri dari PNBP yang berasal dari Badan Layana Umum sebesar Rp 72, 24 miliar dan PNBP lainnya sebesar Rp 908,15 miliar," bebernya.
Khusus untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang dikelola Ditjen Kekayaan Negara Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, sampai Oktober 2021 telah tercatat penerimaan sebesar Rp 16,42 miliar dari target sebesar Rp 13,420 milar (122,35 persen).
PNBP tersebut di atas terdiri dari hasil pengelolaan asset, pengelolaan piutang negara serta dari hasil lelang.
(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-kanwil-djpb-kalsel-sulaimansyah-senin-29112021.jpg)