Berita Banjarbaru
Balai Bahasa Kalsel Luncurkan Aplikasi Baca Sastra di Banjarbaru
Balai Bahasa Kalsel meluncurkan aplikasi Baca Sastra di Hotel Grand Dafam, Kota Banjarbaru, dihadiri para penulis, pelajar, guru dan mahasiswa.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan meluncurkan aplikasi Baca Sastra di Hotel Grand Dafam, Kota Banjarbaru, Minggu (12/12/2021).
"Aplikasi Baca Sastra itu sebagai media mempublikasikan karya penulis baru, khususnya yang mengikuti kelas menulis yang kami adakan," ujar Muhammad Luthfi Baihaqi, Kepala Balai Provinsi Kalsel, Minggu (12/12/2021).
Para penulis sastra di Kalsel juga bisa mengirim tulisannya ke aplikasi Baca Sastra. Dengan begitu, karya mereka tak hanya di baca di lingkungan komunitas, tapi juga di Kalsel, bahkan nasional.
Selain itu, lanjut dia, aplikasi Baca Sastra juga sebagai bacaan alternatif di era digital.
"Lewat aplikasi ini juga bisa dibaca kapan saja dan dimana saja," ucapnyanya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Banjarbaru - 12-13 Desember Berpotensi Hujan Deras di 12 Kabupaten/Kota Kalsel
Baca juga: Ketua Intakindo Kalsel Periode 2021-2025 Komitmen Fasilitasi Ahli Kontruksi Dapatkan Sertifikasi
Namun, diakui Luthfi, untuk saat ini aplikasi Baca Sastra masih menampung karya peserta kelas menulis saja.
Tahun depannya, bisa dikembangkan ke sekolah-sekolah melalui guru, mendorong siswa menulis dan ditampung.
"Juga ke depannya menampung karya penulis sastra Kalsel dan kami nantinya membantu menyalurkan penerbit di Gramedia," tegasnya.
Di kesempatan itu, Luthfi pun bercerita, pelatihan kelas menulis bekerja sama dengan komunitas yang ada di Banjarbaru.
Itu merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan apresiasi karya sastra, dalam upaya menambah bahan baca literasi.
Baca juga: Jambret di Banjarbaru, Tas Dirampas, Korban Melawan dan Menabrak Motor Pelaku
Baca juga: Pasar Terapung Siring Piere Tendean Banjarmasin Akan Dibuka Pekan Depan
"Saya melihat di Kalsel masih kurang buku bacaan karya penulis sastra lokal, baik di perpustakaan, sekolah-sekolah masih sedikit. Padahal setahu saya, penulis dari Kalsel itu cukup banyak sekali," ujarnya.
Akhirnya, lanjut dia, pihaknya mengadakan kegiatan kelas menulis dan meluncurkan aplikasi Baca Sastra.
Kegiatan ini, kata dia, baru pertama kali diadakan dengan dibagi dalam tiga kelas bekerja sama dengan tiga komunitas.
"Ini untuk meningkatkan kompetensi siswa, guru dan masyarakat dalam menulis, khususnya sastra.
Terpisah, salah satu peserta kelas menulis, Mahmudah, mengatakan, sangat senang mengikuti kegiatan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/balai-bahasa-kalsel-luncurkan-aplikasi-baca-sastra-di-hotel-grand-dafam-banjarbaru-12122021.jpg)