Omicron di Indonesia

Omicron di Indonesia Jadi 19 Kasus, Simak Gejala Ringan yang Kerap Muncul

Kasus covid-19 varian omicron di Indonesia sudah terdeteksi sebanyak 19 kasus. Simak gejala ringan varian omicron

Tayang:
Wartakota/Nur Ichsan
Presiden Jokowi melakukan pemantauan langsung penyemprotan cairan desinfektan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, Jumat (13/3/2020). Omicron di Indonesia Jadi 19 Kasus, Simak Gejala Ringan yang Kerap Muncul 

Gejala Ringan Omicron

Alex menjelaskan, mereka yang terinfeksi varian Omicron sebagian besar menunjukkan gejala ringan.

Bahkan, tiga kasus yang pertama terdeteksi, dinyatakan orang tanpa gejala (OTG).

Meski demikian, Satgas tetap mengimbau masyarakat waspada terhadap penyebaran varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan ini.

"Waspada dengan gejala flu, sakit tenggorokan, batuk-batuk, panas dingin setelah kita kontak dengan orang yang pulang dari luar negeri atau kita ketemu seseorang tapi lepas masker," papar Alex.

Masyarakat diingatkan terus disiplin protokol kesehatan meski sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.

Baca juga: Varian Baru Omicron Masuk ke Indonesia, Anggota DPRD Kalsel Minta Warga Tak ke Luar Negeri

Baca juga: Varian Omicron Muncul di Indonesia, Kadinkes Banjarmasin : Ini Warning Agar Masyarakat Berhati-hati

"Inggris dan Perancis, contoh negara yang vaksin lengkap tapi kepatuhan protokel kesehatannya tidak maksimal. Semua yang sakit (terinfeksi Omicron) di Inggris sudah vaksin lengkap, hanya sakitnya tidak membawa ke ICU seperti varian Delta di bulan Juli 2021," jelas Alex.

Meski hanya menunjukkan gejala ringan bahkan tidak menimbulkan gejala pada orang yang telah divaksin, varian Omicron tetap dianggap dapat membahayakan mereka yang masuk kelompok rentan.

Kelompok rentan misalnya mereka yang punya komorbid dan belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

"Yang paling berbahaya jika belum ikut vaksin lengkap apa lagi ada komorbid," kata Alex.

Omicron Varian Dominan di Portugal

Sementara itu dilansir dari Kompas.com,kasus varian omicron menjadi kewaspadaan di sejumlah negara. Bahkan di Portugal, varian omicron ini menjadi varian paling dominan.

Hampir dua per tiga kasus infeksi baru yang dilaporkan sejak Rabu (22/12/2021) terkait dengan varian Omicron.

Pemerintah Portugal memberlakukan langkah-langkah pembatasan ketat dengan menutup sekolah, bar, dan club malam sampai 10 Januari 2022.

Terkait meningkatnya kewaspadaan terhadap varian baru Omicron, India pun akan memulai program vaksinasi booster.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved