Ayam Cemani

Ayam Cemani Serba Hitam dari Bulu, Kulit hingga Darah, Begini Penjelasan Dokter Hewan

Dokter hewan, drh Rina Raplina mengatakan warna hitam pada ayam cemani dihasilkan dari mutasi genetik yang menyebabkan terjadinya fibromelanosis

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Ayam cemani yang serba hitam ini kerap digunakan sarana media pengobatan tradisional. 

BANJARMASINPOST.CO,ID  - Ayam Cemani pada dasarnya merupakan ayam asli Indonesia. Cemani sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta yang artinya hitam.

Pada dasarnya ayam ini dari warna genetiknya yang hitam berbeda dengan yang biasanya. 

Ayam Cemani juga sama dengan ayam lain, bisa dimakan dan juga dalam perawatan pun sama karena sama-sama ayam.

Hanya saja karena harganya mahal jadi jarang sekali ayam ini dikonsumsi. 

Baca juga: Harganya Mahal, Pembudidaya Ayam Cemani di Banjabaru Ini Sebut Perawatannya Perlu Biaya

Baca juga: Jadikan Ayam Cemani Tumbal, Begini Warga Banjarbaru Ceritakan Ritual Pengobatan Sang Ayah

Dokter hewan, drh Rina Raplina mengatakan warna hitam pada ayam cemani dihasilkan dari mutasi genetik yang menyebabkan terjadinya fibromelanosis atau hiperpigmentasi kulit. 

Mutasi ini terjadi karena adaya duplikasi gen yang terdiri dari 5 gen. Salah satu gen ini ada yang namanya Endothelin. 

"Nah gen ini sangat berperan dalam pembentukan protein penghasil melanosit," ujarnya. 

Gara gara mutasi gen ini protein penghasil melanositnya jadi berlebih dan akhirnya ayam ini menjadi hitam sejak masih embrio.

Baca juga: Jadi Syarat Pagelaran Wayang Kulit, Ayam Cemani Pria Banjarbaru Ini Laku Terjual Rp 6 Juta

Selain warnanya hitam, spesialnya ayam ini ujar Rina karena adanya kepercayaan masyarakat Indonesia yang menjadikan ayam cemani untuk media pengobatan dan upacara adat. Bahkan jika dikawinkan dengan ayam lain (bukan cemani) warna masih dominan hitam. 

"Benar darahnya juga berwarna hitam dan ayam ini juga langka jadinya spesial dan harganya lebih mahal," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id /nurholis huda)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved