Berita HSU
VIDEO Warga Kaget Harga Minyak Goreng di HSU Melejit
Wahyu, salah satu pedagang di HSU mengatakan harga dari agen kembali naik yaitu untuk minyak goreng dengan beberapa merek
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - jelang satu hari setelah dicabutnya harga eceran tertinggi minyak goreng, saat ini harganya kembali melambung naik.
Hal ini juga terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara tepatnya di Pasar Candi Kelurahan Sungai Malang kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Wahyu salah satu pedagang mengatakan harga dari agen kembali naik yaitu untuk minyak goreng dengan beberapa merek khusus seperti Bimoli, Kunci Mas, dan Tropical, naik sekitar Rp25.000 per liter.
Harga ini mulai naik sejak hari ini karena dari agen juga menaikkan harga.
Baca juga: VIDEO Satreskrim Polres Tanbu Ungkap Dugaan Penampungan Minyak CPO di Pelabuhan Pelindo Batulicin
Meskipun harga naik namun jumlah pembeli tampak tidak mengalami pengurangan mengingat minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi ibu rumah tangga untuk memasak.
"Sejak awal tidak terjadi kelangkaan untuk minyak goreng namun harganya memang naik dan saat ini minyak goreng biasa yang yang dijual dengan harga Rp15.000 per liter seperti merk Tawon sudah tidak ada lagi di pasaran," ujarnya.
Para pedagang mengaku hanya mengikuti harga dari agen.
Indah, salah satu warga Kabupaten HSU mengatakan berencana untuk membeli minyak goreng sebanyak 2 liter.
Namun karena mengetahui harganya naik maka dirinya memilih untuk membeli yang 1 liter.
Baca juga: VIDEO Kalsel Tuan Rumah Women 20 (W20) Indonesia 2022
"Sempat kaget karena harganya naik biasanya saat mahal harga minyak goreng untuk 2 liter seharga Rp40.000 dan hari ini sudah naik menjadi Rp50.000," tambahnya.
Sebenarnya ada merek minyak goreng yang harganya lebih murah dari ini namun untuk kualitas minyak goreng juga berbeda dan mempengaruh proses memasak.
"yang lebih murah biasanya cepat hitam saat digunakan untuk menggoreng, sedangkan beberapa merk yang memang harganya lebih mahal bisa digunakan untuk menggoreng beberapa kali namun warnanya tetap tidak terlalu keruh," ungkapnya.
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati