Kampusiana

Mahasiswi Uniska MAB Kalsel Dena Amelia Putri Raih Penghargaan di Kompetisi Simulasi Sidang PBB

Mahasiswi Uniska MAB Kalsel, Dena Amelia Putri, meraih penghargaan Most Outstanding Delegate di acara Asia Youth International Model United Nations.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Mahasiswi Uniska MAB Kalsel, Dena Amelia Putri, meraih penghargaan Most Outstanding Delegate di acara Asia Youth International Model United Nations. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dena Amelia Putri (21) berhasil meraih penghargaan Most Outstanding Delegate.

Penghargaan kepada mahasiswi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Kalimantan Selatan ( Uniska MAB Kalsel) ini diterimanya pada acara Asia Youth International Model United Nations, di Bali.

Dikatakan Dena, kompetisi Simulasi Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini diikuti mahasiswa seluruh Indonesia.

Masing-masing mahasiswa mendapatkan kesempatan menjadi perwakilan negara-negara yang ada di dunia.

Baca juga: KalselPedia - Profil Wakil Wali Kota Banjarmasin H Arifin Noor

Baca juga: BTalk - Mengenal Sibling Rivalry dan Pesan Psikolog Kalsel Galuh Agar Ortu Tidak Pilih Kasih

"Saya dapat council UNICEF. Jadi, menyampaikan isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan mental anak," katanya

Dena terpilih sebagai perwakilan Negara Armenia pada Simulasi Sidang PBB tersebut.

"Karena Armenia baru selesai perang, jadi saya membahas dampak-dampak yang ditimbulkan pasca perang kepada anak-anak," jelasnya.

Dia mengaku tertarik mengikuti kompetisi tersebut karena memiliki cita-cita bekerja di UNICEF.

Baca juga: Gerakan Penolakan Pemindahan Ibu Kota Kalsel Bermunculan, Forkot Banjarmasin: Ini Sinyal untuk MK

Baca juga: Dishub Kalsel akan Kaji Trayek Bus Tayo BRT

"Karena ingin ikut aja, sama juga saya ada minat kerja di UNICEF," ungkap mahasiswi semester 8 di Fakultas Ekonomi Uniska MAB Kalsel ini.

Menurutnya, dengan mengikuti kompetisi tersebut, ia dapat mengetahui suasana dan jalannya sidang PBB secara langsung.

"Menurut saya, ini sangat berguna, apalagi seperti saya yang ingin bekerja di UNICEF, bisa mendapatkan isu-isu kesehatan dunia, sehingga mudah untuk dibahas secara dalam," ujarnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved