Religi

Hukum Tidur Setelah Sahur, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Kebiasaan Rasulullah SAW Setelah Subuh

Ustadz Abdul Somad jelaskan hukum tidur setelah waktu sahur atau subuh. Rentang waktu itu terdapat keberkahan.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
kompas.com
Hukum tidur setelah sahur atau subuh. Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan. 

Niat Shalat Subuh

Sholat Subuh

-Imam

أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

“Ushalliy fardha-ssubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adaa-an imaaman lillahi ta’ala.”

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat imam karena Allah Ta’ala.”

-Makmum

أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

“Ushalliy fardha-ssubhi rak’ataini mustaqbilal-qiblati adaa-an ma’muman lillahi ta’ala.”

Baca juga: Syiar Islam Masjid Agung Riyadussalihin Barabai Mengudara di Frekuensi 106,1 FM

Artinya: “Aku berniat sholat fardhu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

-Niat Sholat subuh sendirian

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Ushalli fardhos shubhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa,an lillaahi ta'aala.

Artinya: Saya melakukan shalat fardhu subuh dua rakaat dengan menghadap kiblat, pada waktunya karena Allah Ta’ala.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved