Ekonomi dan Bisnis
Harga Cabai Rawit Lokal Kalimantan Selatan Tembus Rp 120 Ribu Per Kilogram
Sebelumnya harga cabai lokal Kalimantan Selatan sekitar Rp 80 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 120 ribu di Pasar Bauntung Banjarbaru.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga cabai lokal di pasar tradisional Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali naik.
Sebelumnya harga cabai ini adalah sekitar Rp 80 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 120 ribu per kilogram.
Penjual cabai di Pasar Bauntung Banjarbaru, Wiji Lestari, Rabu (23/3/2022), mengatakan, memang dari petaninya naik sehingga harga naik tajam.
Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, membenarkan harga cabai naik lagi. Agar mampu menjaga stabilitas harga, mendatangkan cabai dari luar Kalsel. Berharap, ketersediaannya mampu terpenuhi berkelanjutan.
Baca juga: Petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara Berharap Harga Pupuk dan Herbisida Segera Turun
Baca juga: Harga Pupuk Mahal Bikin Gusar, Petani di Banjarbaru Berharap Pemerintah Bantu Supaya Murah
"Cabai rawit taji dan tiung, naiknya tidak signifikan, hanya sekitar Rp 10.000," sebutnya.
Faktor yang juga menjadi pengaruh kenaikan harga cabai, menurutnya, pendistribusian mengalami hambatan. Termasuk, dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) solar non subsidi.
"Selain masalah cuaca, kami juga meminta kerja sama stakeholder lainnya yang menangani kelancaran pendistribusian. Karena, tidak ada artinya bahan pokok yang melimpah dan tersedia, apabila masih saja terhambat. Maka dari, dinas perhubungan, kepolisian dan pihak lainnya termasuk Pertamina, ikut membantu," runutnya.
Dia mengharapkan pula perhatian dari dinas pertanian agar ketersediaan cabai ditingkat petani daerah mampu memenuhi stok.
Baca juga: Diskon 30 Persen untuk Pemudik Kalsel Naik Kapal Laut di Awal Ramadhan 1443 H
Baca juga: Empat Proyek di Kalsel Gagal Dilaksanakan karena Pemda Tidak Manfaatkan Skema KPBU
Tujuannya, komiditi ini secara penuh dapat memegang stabilitas harga supaya tidak mengalami lonjakan.
(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penjual-cabai-merah-di-kota-banjarbaru-provinsi-kalsel-rabu-08122021.jpg)