Berita HSS

Minyak Curah Kosong, Harga Minyak Kemasan Justru Turun di HSS, Ini Daftar Harganya

Sejak penetapan satu harga, minyak goreng di daerah seperti di Kabupaten Hulu Sungai Selatan meroket.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Minyak curah langka di Pasar Rakyat Terpadu Kandangan, Kamis (31/3/2022) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Sejak penetapan satu harga minyak goreng oleh Kementerian Perdagangan dicabut pada 17 Maret lalu, harga minyak goreng di daerah seperti di Kabupaten Hulu Sungai Selatan meroket.

Satu harga yang ditetapkan oleh pemerintah hanya minyak goreng curah Rp 14 ribu per liter.

Sayangnya, minyak goreng curah justru langka di Pasar Rakyat Terpadu Kandangan, Kamis (31/3/2022) pagi.

Harga di pasaran untuk minyak curah juga mencapai Rp 18 ribu per liter.

Baca juga: Jelang Ramadhan 2022, Bupati HSS Mengunjungi Lansia Asuh

Baca juga: Jelang Ramadhan di Pasar Rakyat Terpadu Kandangan, Harga Cabai Rawit Turun, Cabai Keriting Naik

Beberapa pedagang mengaku minyak curah sulit didapat.

Bahkan kelangkaan minyak curah ini sudah terjadi dalam sepekan terakhir.

Pedagang di Pasar Terpadu Kandangan, Hj Marda mengatakan minyak curah sudah kosong dalam empat hari terakhir.

Ia hanya menjual minyak curah, alasannya, minyak kemasan mahal.

Selain karena faktor pembeli yang semakin sepi akibat meroketnya harga minyak goreng, minyak curah dinilai lebih ekonomis dan harganya lebih stabil.

Mahalnya harga minyak kemasan juga membuatnya enggan menyetok minyak kemasan premium.

Baca juga: Empat Jam Mengintai, Satpol PP Tanahlaut Geruduk Pangkalan Elpiji dan Sita Beberapa Tabung Melon

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin - Api Lalap Rumah dan Motor di Kayutangi Ujung

Ia khawatir, harga minyak akan berubah kembali.

Sementara itu, bebernya untuk harga gula masih normal atau tidak ada kenaikan yang signifikan, yakni pada harga Rp 14 ribu per kilogram.

Pedagang lainnya, yakni Amat mengatakan harga minyak kemasan justru turun dari sebelumnya Rp 26 hingga Rp 27 ribu per liter menjadi Rp 23 ribu per liter.

“Harga minyak ada penurunan. Sebelumnya kami menjual Rp 26 ribu per liter. Sekarang Rp 23 ribu per liter. Kalau kami membeli dengan harga yang lebih murah, kami menjual dengan harga yang murah juga,” jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved