Ramadhan 2022

Perbanyak Ibadah Untuk Mendapatkan Lailatul Qadar, Simak Tanda-tanda dan Amalkan Doa Ini

Salah satu malam istimewa di Ramadhan 2022 ini adlah malam Lailatul Qadar, kita diharapkan memperbanyak ibadah dan membaca doa ini

Editor: Irfani Rahman
muslimobsession.com
Ilustrasi Berdoa dan Berdzikir di Malam Lailatul Qadar 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tak terasa kita telah memasuki hari ke-14 Ramadhan 1443 H atau Ramadhan 2022.

Tentunya kita kaum muslimin diharapkan untuk tetap semangat menjalankan ibadah. Apalagi di bulan penuh kemulian ini akan datang satu malam istimewa yakni malam Lailatul Qadar.

Malam ini adalah malam yang sangat istimewa dan kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa untuk mendapatkan malam tersebut.

Lantas, malam Lailatul Qadar pada  Ramadhan 2022 jatuh tanggal berapa?

Bagaimana tanda-tanda Lailatul Qadar itu?

Baca juga: Bolehkan Orang Tua Membayarkan Zakat Fitrah Anak yang Sudah Bekerja, Ini Kata Ustadz Abdul Somad

Baca juga: Hukum Bayar Zakat Fitrah di Awal dan Pertengahan Ramadhan, Buya Yahya Jelaskan Batas Waktunya

Simak penjelasannya dilansir dari Tribun Sumsel, Jumat (15/4/2022).

Perlu diketahui, Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kemuliaan yang hanya terdapat di Bulan Ramadan.

Pada malam tersebut Allah akan mengabulkan segala permintaan hamba-Nya dan mengampuni dosa-dosanya.

Nabi SAW bersabda; “Dan barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul qadar semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari).

Lantas kapan malam itu tiba?

Mengutip dari laman Kemenag.go.id, tidak ada penjelasan pasti kapan malam Lailatul Qadar tiba.

Hal itu menjadi rahasia Allah SWT.

Namun demikian, sebagian besar ulama berpendapat datangnya malam Lailatul Qadar yakni pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Baca juga: Hukum Memberikan Makan Buka Puasa Dijelaskan Ustadz Abdul Somad, Paparkan Nilai Pahalanya

Baca juga: Bolehkah Sikat Gigi Saat Puasa Ramadhan 2022? Ustadz Adi Hidayat Juga Jelaskan Amalan yang Makruh

Dengan begitu, secara khusus, Lailatul Qadar disebut terjadi pada malam-malam ganjil yakni malam 21, 23, 25, 27, dan 29.

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

Dikutip Tribunnews.com Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr H Baidi MPd mengatakan, ayat yang menjelaskan Lailatul Qadar ada dalam surat Al Qadr.

Berikut Surah al-Qadr beserta artinya:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada Lailatul Qadr.

Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadr itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar." (QS. Al Qadr [97] : 1-5)

Seperti ditayangkan dalam YouTube Tribunnews.com bertajuk TANYA USTAZ: Apa Itu Lailatul Qadar dan Apa Tanda-tandanya?

Dr H Baidi mengatakan pada intinya ayat ini memberikan pemahaman bahwa Allah SWT memerintahkan kepada umat Muslim bahwa di dalam Bulan Ramadan ada satu malam yang mulia yang disebut Lailatul Qadar.

Kebaikan daripada malam mulia ini yakni pahala yang diberikan kepada orang yang melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadar, lantaran malam tersebut lebih baik dibandingkan 1000 bulan atau 84 tahun.

"Oleh karena itu seperti sunnah Rasulullah SAW, kita diperintahkan untuk melakukan itikaf, kencangkan ikat pinggang untuk beribadah, jauhkan tempat tidur serta berbagai godaan dunia untuk menyambut Lailatul Qadar," terangnya.

Dalam berbagai riwayat telah dijelaskan dalam hadits Rasulullah Muhammad SAW bahwa Lailatul Qadar terjadi 10 hari terakhir Ramadan.

"Namun timbul pertanyaan malam yang ke berapa itu?" ujar Dr H Baidi.

Pihaknya mengatakan para ulama memberikan suatu pendapatnya jika awal Ramadan itu pada hari Ahad atau atau Rabu maka malam Laitul Qadar jatuh pada malam 29 Ramadan.

Jika awal Ramadan dimulai hari Senin maka lailatul qadar jatuh pada malam 21 Ramadan.

Jika awal Ramadan diawali hari Selasa atau Jumat maka lailatul qadar jatuh pada malam 27 Ramadan.

Jika awal Ramadan di hari Kamis lailatul qadar jatuh pada 25 Ramadan, jika hari Sabtu maka jatuh pada malam 23.

"Begitulah Syekh Abu Al Hasan, sejak balik sampai tua tidak pernah lolos untuk mengamalkan kaidah-kaidah ini supaya bisa mendapatkan Lailatul Qadar," terangnya lagi.

Pihaknya juga mengatakan sebenarnya tidak ada penjelasan tegas dari agama tentang indikator terjadinya malam Lailatul Qadar.

Tetapi dalam berbagai riwayat dijelaskan secara alamiah, bagaimana malam mulia tersebut terjadi dengan tanda kondisi alam.

"Jika malam lailatul qadar turun, di malam itu cuacanya sangat tenang udaranya segar, di pagi hari sinar matahari cukup cerah tidak panas," ujarnya.

Dr H Baidi mengatakan malam Lailatul Qadar merupakan rahasia Allah.

"Maka dari itu kita dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadan terutama di malam-malam ganjil kita disunahkan oleh Rasulullah SAW untuk menyongsong lailatul qadar, yaitu dengan memperbanyak ibadah, itikaf, memperbanyak berdzikir istighfar," lanjutnya.

"Semoga 10 hari terakhir Ramadan itu kita mendapatkan malam lailatul qadar sebagaimana dijanjikan oleh Allah, di mana mendapat pahala lebih baik dari pada 1000 bulan, oleh karena itu mari kita berusaha meraih satu karunia Allah yang luar biasa dalam waktu 1 tahun sekali di bulan Ramadan, terutama di 10 hari terakhir yakni malam Lailatul Qadar," tutupnya

Doa Malam Lailatul Qadar

Meski waktu kedatangan Lailatul Qadar tidak bisa diprediksi, pada malam tersebut umat muslim hendaknya membaca doa meminta ampun dosa dan kesalahan yang diperbuat.

Berikut doa malam Lailatul Qadar.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allaahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

Artinya:

Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau Mencintai Pemaafan, maka maafkanlah aku.

Dianjurkan juga membaca surah Al-Baqarah: 201.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fiddunya hasanah, Wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar

Artinya:

Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.

Demikian perkiraan waktu hadirnya malam Lailatul Qadar beserta tanda-tanda dan bacaan doanya.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Lailatul Qadar Jatuh Malam ke Berapa? Ketahui Tanda-tanda Lailatul Qadar dan Doa yang Dianjurkan, 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved