Ramadhan 2022

Hukum Itikaf di Masjid Memasuki Akhir Ramadhan 2022, Berikut Penjelesan Buya Yahya

Kini memasuki penghujung bulan Ramadhan 2022. Buya Yahya menjelaskan amalan 10 hari terakhir di bulan suci.

Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id/www.arrahmah.com
Ilustrasi seorang muslim sedang melakukan itikaf dalam masjid menyambut 10 hari terakhir Ramadhan. 

Melakukan itikaf di masjid adalah hal yang dicontohkan sendiri oleh Rasulullah bahkan istri-istri beliau juga melakukan itikaf.

Sehingga berdasarkan contoh tersebut maka diperkenankan untuk perempuan melakukan itikaf asalkan tetap menjaga kehormatannya sebagai wanita.

Baca juga: Patroli Bulan Ramadhan Semakin Ditingkatkan Polsek Banjarbaru Utara, Cegah Terjadinya Kejahatan

Hukum itikaf adalah sunnah yang dikukuhkan bahkan dalam cara Mazhab Syafi'i duduk sebentar saja dengan niat itikaf sudah mendapatkan pahala itikaf.

Karena itu sangat dianjurkan untuk umat muslim meniatkan dirinya untuk melakukan niat beri'tikaf di masjid agar mendapat tambahan pahala, karena duduk biasa tidak ada pahalnya.

Sehingga hendaknya memanfaatkan peluang 10 hari terakhir di bulan Ramadan untuk beritikad dengan meninggalkan urusan duniawi.

"Dan jangan seperti sebagian orang yang sibuk di tanggal ganjil saja, itu salah memahami. Nabi SAW itu menghidupkan semuanya di 10 hari akhir, tapi kalau ketemu malam ganjil volumenya tambah lagi," tegasnya.

Di bulan Ramadan utamanya 10 hari terakhir terdapat sebuah malam yang sangat mulia yaitu malam Lailatul Qadar.

Buya Yahya menjelaskan tentang itikaf dalam masjid.
Buya Yahya menjelaskan tentang itikaf dalam masjid. (Youtube Al Bahjah TV)

Malam itu merupakan malam yang sangat mulia karena lebih baik dari 1.000 Bulan sehingga melakukan amalan di saat itu akan mendapatkan pahala sebanyak 1.000 Bulan beribadah.

"Adapun malam Lailatul Qadar terdapat pada bilangan ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan, namun bisa saja di hari genap, untuk saat yang tepatnya tidak diberitahukan dan disembunyikan oleh Allah SWT," terang Buya Yahya

Saat bisa beribadah di malam Lailatul Qadar selain mendapatkan pahala sebanyak 1.000 bulan maka seseorang itu biasanya akan merasakan perubahan seperti hatinya semakin tentram hidupnya semakin indah.

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang sangat dirindukan oleh seluruh kaum muslim di dunia, disembunyikan Allah demi kebaikan umat muslim.

Yang dilakukan di malam Lailatul Qadar adalah seperti semakin memperbanyak ibadah, tadarus Alquran, shalat, berdzikir dan ibadah lainnya.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443 H/24 April 2022, Wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Banjarmasin

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi, Aisyah RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang bacaan doa yang bisa dipanjatkan saat bertemu dengan malam Lailatul Qadar.

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved