Berita Banjar

Libur Lebaran 2022. Pemudik Ramai Beli Tapai Gambut

Penjualan tapai Gambut di Kecamatan Gambut sejak Ramadan hingga libur lebaran 2022 semanis rasanya. Banyak pemudik yang membeli Tapai Khas Gambut ini

Tayang:
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Putri, penjual tapai khas Gambut di tepi jalan A Yani kilometer 16 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Jumat (6/5/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penjualan tapai Gambut di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Provinsi Kalsel sejak Ramadan hingga libur lebaran 2022 semanis rasanya.

Di sepanjang Jalan A Yani di Kecamatan Gambut dapat dengan mudah ditemui pedagang tapai Gambut yang menjual tapai dengan wadah toples plastik.

Sejak Ramadan kemarin hingga libur lebaran ini pembeli tapai masih terus meningkat. 

Salah satu penjual tapai di tepi Jalan A Yani Kecamatan Gambut, Putri Jumat (6/5/2022) penjualan tapai Gambut masih ramai sejak Ramadan lalu.

Baca juga: Tapai Lakatan si Manis Legit khas Kalimantan Selatan, Tapai Gambut Paling Terkenal

Baca juga: Tips Cara Membikin Tapai Singkong Manis dan Lembut di Lidah

"Alhamdullilah sejak Ramadan kemarin masih ramai pembeli khususnya di jam tertentu," ujar Putri.

Jika di hari biasa Putri bisa mendapatkan penghasilan Rp 500 ribu per hari, selama Ramadan hingga libur lebaran ini ia bisa mengumpulkan hingga Rp 800 ribu per hari.

Pembeli, biasanya paling banyak saat pagi hari, jelang pukul 12 siang dan sore hari.

"Sekarang kan yang beli banyak pemudik dan arus balik, jadi di jam-jam itu," ujarnya.

Baik jenis tapai ketan hijau dan tapai singkong ujar Putri kini sedang ramai dibeli pemudik.

"Kadang ada juga yang minta air tapainya karena untuk pengobatan katanya," ujar Putri.

Tapai Gambut yang Putri jual terangnya dari produsen tapai Gambut di Jalan Pematang. Ia hanya pekerja yang menjualkan tapai di tepi jalan.

Tapai ketan hijau khas Gambut ini terbuat dari ketan yang dicapur dengan ragi dan daun katuk sebagai pewarna alami.

Adapun ciri khasnya yang bisa dilihat dengan mata adalah bentuknya yang bulat seperti bola ping pong dan berwarna hijau.

Sementara tapai singkong merupakan fermentasi singkong hingga bertekstur lembut dan manis.

Satu toples tapai singkong dijual dengan harga mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu.

Baca juga: Tapai Gambut Rasanya Terkenal Legit, Ini Harganya Per Kotak

Senada dengan Putri, penjual tapai Gambut lain, Maskanah mengatakan juga panen pembeli selama Ramadan hingga kini.

"Tapi paling pas sudah selesai libur ini penjualan kembali normal," ujarnya.

Ramadan hingga libur lebaran bagi Maskanah jadi berkah tersendiri bagi pedagang kuliner khas seperti dirinya. 
(Banjarmasinpost.co.id / Milna sari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved