Haul Ke 216 Datuk Kalampayan

Panitia Haul Datu Kelampayan di Dalam Pagar Ulu Kalsel Sediakan 2,8 Ton Daging dan 700 Blek Beras

BPBD Kalsel membuka dapur umum lapangan di lokasi haul ke 216 Datuk Kalampayan di Masjid Tuhfaturragibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kabupaten Banjar.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Petugas BPBD Kalimantan Selatan buka dapur lapangan menyiapkan nasi bungkus untuk mendukung relawan dan jemaah yang menghadiri Haul Datu Kelampayan di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Sabtu (7/5/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Haul ke 216 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan dihadiri ribuan orang, Sabtu (7/5/2022).

Lokasinya di Masjid Tuhfaturragibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel.

Mendukung mereka, BPBD Kalsel membuka dapur umum lapangan di kawasan setempat,

Menurut Ridho, anggota BPBD Provinsi Kalsel, dapur umum lapangan ini arahan dari pimpinan dan Gubernur Kalsel.

Baca juga: Enam Perahu Karet Bantu Antarkan Jemaah Haul Ke-216 Datu Kelampayan di Kabupaten Banjar Kalsel

Baca juga: Video Viral Tumpukan Uang, MUI Kabupaten HSU Imbau Warga Tidak Mengarah pada Kesyirikan

"Kami menyiapkan nasi goreng," ujar Ridho saat ditemui Banjarmasinpost.co.id di lokasi haul Datu Kelampayan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana haul ke 216 Datuk Kalampayan, KH Muhammad Husien, merasa bersyukur acara berlangsung lancar dan tertib.

Menurutnya, persiapan peringatan haul sekitar satu pekan, setelah mendapatkan rekomedasi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar.

Ketua Yayasan Zurriyat Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini berterima kasih kepada para donatur, sehingga mendapat 2,8 ton daging dan 700 blek beras.

Baca juga: Berenang di Kolam Renang Dewasa, Bocah Tenggelam di Tanuhi Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Baca juga: Terjadi Lagi, Dozer Beserta Operator Jatuh ke Laut di Tabanio Kabupaten Tanah Laut Kalsel

Satu blek beras itu setara dengan 20 liter gabah atau 10 kilogram beras, berhasil dimasak menjadi nasi samin untuk suguhan kepada jemaah.

"Mohon maaf jika belum ada yang kebagian nasi samin," ucap lelaki yang juga menjabat Ketua MUI Kabupaten Banjar ini.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved