Berita Tanahlaut

Ternak Sapinya Belum Dibolehkan Masuk Pasar Hewan, Peternak Bumijaya Tanahlaut : Sampai Kapan?

Ternak sapi dari Desa Bumi Jaya Tanahlaut masih belum diperkenankan masuk Pasar Hewan Saranghalang. Peternak mempertanyakan sampai kapan

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
MUSMUJIONO UNTUK BPOST GROUP
PETUGAS Disnak Keswan Tala kembali turun ke Desa Bumijaya melakukan penanganan lanjutan terhadap sejumlah sapi yang terindikasi terkena PMK, Rabu (18/5/2022) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pasar Hewan Saranghalang, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali dibuka mulai Senin (23/5/2022) besok.

Pembukaan kembali pasar hewan itu dituangkan dalam surat Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnak Keswan) Tala H Iwan Persada tertanggal 19 Mei 2022.

Surat ditujukan kepada camat dan kepala BPP se-Tala dan kepada kelompok tani/ternak dan asosiasi pedagang ternak se-Tala.

Namun, untuk ternak dari Desa Bumijaya, Kecamatan Pelaihari, belum diperkenankan masuk ke pasar hewan dikarenakan di desa tersebut terdapat sejumlah sapi yang terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Termasuk sapi dari luar Tala juga belum bisa masuk.

Baca juga: Pasar Hewan di Tanahlaut Kembali Dibuka Terbatas, Sapi dari Luar Belum Boleh Masuk

Baca juga: Peternak Sapi Limosin Desa Bincau Kalsel Berharap PMK Tak Muncul di Kabupaten Banjar

Mengenai hal itu, kalangan peternak di Bumijaya memaklumi.

"Terkait larangan sapi Bumijaya menurut saya, wajar. Mungkin sebagai antisipasi menularnya penyakit (PMK)," ucap Musmujiono, peternak sapi Bumijaya yang juga ketua RT 4.

Sekadar diketahui  di lingkungan RT 4 Bumijaya terdapat beberapa ekor sapi yang terindikasi terkena PMK.

Saat ini pihak Disnak Keswan Tala masih terus melakukan penanganan dan mulai menunjukkan hasil baik.

"Cuma yang jadi pertanyaan hingga kapan larangan itu terhadap sapi-sapi kami dari Bumijaya?" tandas Musmujiono.

Ia mengatakan hanya segelintir sapi di kampungnya yang terindikasi terkena PMK.

Baca juga: Hindari Lockdown, Peternak di Bumijaya Kabupaten Tanahlaut Minta Dilakukan Vaksinasi Sapi Serentak

"Masih banyak yang sehat-sehat. Apa mungkin pakai surat keterangan sehat agar bisa masuk ke pasar hewan atau bagaimana? Kasihan juga kan warga yang akan menjual sapi," kata Musmujiono.

Lebih lanjut ia mengatakan sejumlah sapi di kampungnya yang terindikasi terkena PMK saat ini kondisinya juga telah berangsur membaik. "Sudah kencang semua nafsu makannya," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/idda royani)


FOTO: MUSMUJIONO UNTUK BPOST GROUP

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved