Peti Mati Kuno

Ditemukan di Bawah Katedral Notre Dame Paris, Arkeolog Mulai Intip Isi Peti Mati Kuno

Peti mati kuno atau sarkofagus yang ditemukan dibawah Katedral Notre Dame, Paris rencananya akan dibuka oleh arkeolog Perancis

Editor: Irfani Rahman
Mirror
Ilustrasi peti mati 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Peti mati kuno atau sarkofagus diketahui telah ditemukan di bawah reruntuhan Katedral Notre Dame, Paris.

Penemuan yang terjadi pada Maret 2022 ini sontak membuat publik terkejut. Apa isi peti mati kuno itu sendiri belum diketahui secara pasti.

Nah baru-baru ini para arkeolog Perancis berencana akan membuka peti mati kuno tersebut.

Informasi tersebut diumumkan pada Kamis (14/4/2022) waktu setempat, seperti dikutip Kompas.com dari Lonely Planet.

Baca juga: Peneliti Temukan Naga Terbang Raksasa, Disertai Dengan Sayap, Hidup Sekitar 146 Juta Tahun Lalu

Baca juga: UPDATE Covid-19 Sabtu 28 Mei 2022, Jakarta Bertambah 104 Kasus, Jabar 43 Kasus dan Kalsel 4 Kasus

Menteri Kebudayaan Perancis Roselyne Bachelot, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa temuan tersebut memiliki "kualitas ilmiah yang luar biasa."

Selain itu, sarkofagus dalam kondisi sangat baik tanpa kerusakan struktural, kecuali hanya beberapa retakan kecil.

Peti mati kuno digambarkan berisi hal-hal yang misterius, seperti mumi dalam film-film Hollywood. Namun demikian, para arkeolog Perancis yang berpatokan pada ilmu antropologi berencana membuka sarkofagus tersebut.

Apa isi peti mati kuno?

Berdasarkan informasi dari Reuters, peti mati tersebut ditemukan pada Maret 2022 di bawah runtuhan Katedral Notre Dame. Seperti diketahui, bangunan ikonik di Paris tersebut mengalami kebakaran hebat pada 2019.

Setelah peti mati kuno tersebut ditemukan, sejumlah arkeolog mulai menelitinya.

"Kami mengirim kamera kecil ke dalamnya ( peti mati kuno) yang menunjukkan sisa-sisa kain, bahan organik, seperti rambut dan sisa-sisa tanaman,” ujar Christophe Besnier dari Institut Nasional Penelitian Arkeologi Pencegahan (INRAP), Perancis dikutip dari Reuters.

"Fakta bahwa tanaman ini masih ada menunjukkan bahwa isinya telah terpelihara dengan sangat baik,” imbuhnya.

Baca juga: Jadwal UTBK SBMPTN Gelombang 2, Intip Hal yang Perlu Disiapkan Peserta

Baca juga: Pasangan Sejenis Ini Tak Berkutik Digerebek Warga, Melakukan Aksi Tak Senonoh di Rumah Kontrakan

Para arkeolog mengatakan, sarkofagus tersebut terbuat dari timah. Fakta itu memunculkan dugaan bahwa peti mati kuno tersebut milik seorang pejabat tinggi.

Selain itu, para arkeolog menduga peti mati kuno tersebut berasal dari abad ke-14. Jika dugaan sementara itu dikonfirmasi, maka temuan sarkofagus di bawah Katedral Notre Dame itu menjadi penemuan yang spektakuler.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved