Kriminalitas Kaltara

Jual Anak di Bawah Umur, Mucikari Prostitusi Online di Kaltara Ini Pasang Tarif Rp 1 Juta

Seorang pemuda 22 tahun diamankan ke Polres Nunukan setelah diduga terlibat sebagai mucikari prostitusi online dan mempekerjakan anak di bawah umur

Editor: Hari Widodo
(HO/ Supriadi)
Pemuda berinsial SUP alias AS (22) diamankan polisi karena diduga menjadi mucikari prostitusi online anak di bawah umur, Jumat ((17/06/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN - Seorang pemuda 22 tahun diamankan ke Polres Nunukan setelah diduga terlibat sebagai mucikari prostitusi online.

Aktivitas pemuda berinisial SUP alias AS tersebut diungkap setelah Polres Nunukan membongkar prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur, Senin (20/06/2022).

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto melalui Plt Kasi Humas Polres Nunukan Iptu Supriadi, menjelaskan pada hari Jumat (17/06) sekira pukul 22.45 Wita, mengamankan seorang pria yang diduga mucikari inisial SUP alias AS (22) di Jalan Pelabuhan, Nunukan Timur.

"Kami amankan tersangka setelah mendapat laporan masyarakat terkait adanya dugaan prostitusi anak perempuan di bawah umur," kata Supriadi kepada TribunKaltara.com, sore.

Baca juga: Gerebek Penginapan di Kota Mojokerto, Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Online

Baca juga: Dijebak Pacar, Begini Kisah Pilu Gadis 20 Tahun di Samarinda Terperosok ke Bisnis Prostitusi Online

Menurutnya, tersangka SUP diduga telah mempekerjakan NS (14) sebagai pekerja seks komersil (PSK) dengan mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi tersebut.

Tarif yang dikenakan oleh tersangka kepada pria hidung belang yang ingin berhubungan badan dengan NS sebesar Rp 1.000.000 per sekali boking order short time.

Keterangan sementara ini, kata Supriadi korban NS dalam kurun satu minggu terakhir ini telah enam kali dipekerjakan sebagai PSK oleh tersangka.

"Dari uang hasil prostitusi itu tersangka mendapatkan bagiannya Rp 250.000 dan Rp 750.000 untuk korban NS. Korban putus sekolah. Ia sudah enam kali dipekerjakan, satu kali di Nunukan dan lima kali di Tarakan," ucapnya.

Pasal yang dipersangkakan terhadap SUP yakni Pasal 88 Jo Pasal 76 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Subsider Pasal 297 KUHP.

Baca juga: Telah 7 Bulan Buka Prostitusi Online di Kota Martapura, Pelaku Diberi Teguran Tertulis

Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan minimal 6 tahun penjara serta denda Rp100.000.000.

Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka yakni uang tunai sebesar Rp1.250.000 dan dua unit handphone.

"Saat ini korban dan tersangka berada di Polres Nunukan guna proses penyidikan," ungkap Supriadi.


Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Dugaan Prostitusi Anak di Bawah Umur, Tersangka Mucikari Diamankan Polres Nunukan, Ini Kronologinya

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved