Berita Tanahlaut
NEWSVIDEO Penyemprotan Desinfektan di Pasar Hewan Pelaihari
Personel Polda Kalsel ikut membantu pecegahan penularan PMK pada ternak di Pelaihari dengan melakukan penyemprotan di pasar hewan.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Hingga saat ini penyakit mulut dan kuku (PMK) masih menyelubungi Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Karena itu penanganan dan upaya meminimalisasi risiko penularan terus dilakukan.
Hal tersebut juga menjadi atensi Kepolisian daerah (Polda) Kalsel.
Rabu (13/7/2022) pagi beberapa personel Polda Kalsel mendatangi Pasar Hewan Saranghalang di Kecamatan Pelaihari.
Mereka melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar hewan terbesar di Kalselteng tersebut.
Baca juga: VIDEO Tempat Wisata Hatiwin di Kabupten Tapin Kalsel, Tawarkan Pesona Susur Danau
Sebagian ada yang menggunakan alat pelindung diri (APD).
Petugas dari dinas teknis juga turut membantu kegiatan tersebut.
Penyemprotan yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut menyisir semua area tempat galangan sapi di pasar hewan setempat.
Kegiatan itu dipimpin Kasubdit Gasum Ditsabhara Polda Kalsel Kompol Winarno didampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel Suparmi serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala H Iwan Persada.
"Kami melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Saranghalang sebagai bagian upaya menangani PMK," sebut Winarno.
Baca juga: NEWSVIDEO Bapenda Gandeng Satpol PP Tapin Beri Peringatan kepada Pemilik Reklame
Ia menegaskan pihaknya (Polda Kalsel) akan terus membantu pemerintah daerah mengatasi PMK. Terutama di Tala yang saat ini masih berada dalam zona merah.
"Jadi, kita bersama-sama akan secara intens melakukan upaya-upaya penanganannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat Tala sudah bisa berubah menjadi zona hijau," tandasnya.
Setelah melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Saranghalang, Winarno bersama rombongan bergerak menuju Desa Bumijaya, Kecamatan Pelaihari.
Sekadar diketahui, kasus PMK di Kalsel pertama kali terdeteksi di Desa Bumijaya.
Melalui penanganan cepat dan intens oleh petugas kesehatan hewan setempat, kasus PMK di Tala telah turun drastis.
(banjarmasinpost.co.id/roy)