Wisata Religi di Desa Tungkaran

Wisata Religi Kalsel : Datang dari Persia, Datu Bagul Diundang Kerajaan Banjar

Datu Bagul atau Syekh Aminullah datang ke tanah Banjar dari Persia karena memang diundang oleh Kerajaan Banjar

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Kubah makam Datu Bagul atau Syekh Aminullah di Desa Keramat Baru Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Datu Bagul atau Syekh Aminullah makamnya berlokasi di Desa Keramat Baru, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. Akses menuju ke sana bisa Anda simak pada artikel sebelumnya.

Banyak peziarah yang datang ke makam ini baik siang maupun malam. Dekat makam ada musala yang dibangun sejak Guru Sekumpul masih muda. 

Mengenai riwayat Guru Bagul ini termasuk nama aslinya adalah berdasarkan penuturan Guru Sekumpul yang pernah bertemu almarhum semasa sering berburu burung di kawasan itu. 

Menurut penjaga makam, Datu Bagul adalah salah seorang guru dari Datu Kelampayan.

Baca juga: Wisata Religi Kalsel : Berziarah ke Makam Datu Bagul di Desa Tungkaran Martapura, Ulama dari Persia

Baca juga: Wisata Religi Kalsel - Berziarah ke Lima Makam Keluarga Datu Kelampayan

Saat Datu Bagul datang ke Martapura, usia Datu Kelampayan masih lima tahun.

Datu Bagul kabarnya pula adalah ulama asal Persia yang memang diundang oleh pihak Kerajaan Banjar untuk mengajarkan agama Islam.

Datu Bagul juga sempat ditawari pihak Kerajaan Banjar untuk menikah dengan salah seorang putri namun beliau menolak secara halus.

Selanjutnya beliau berkhalwat di pondokan tengah hutan kawasan Tungkaran atau Keramat Baru dan meninggal di pondokan kemudian dimakamkan di halaman pondokan.

Baca juga: Wisata Religi Kalsel - Banyak Makam Ulama & Zuriat Datu Kelampayan, Ini Jalur ke Tungkaran Martapura

Berdasarkan penuturan Guru Sekumpul yang kemudian diceritakan lagi oleh masyarakat dari mulut ke mulut, bahwa Datu Bagul bertubuh tinggi besar melebihi perawakan orang Indonesia, dengan ciri khas janggut berwarna kemerahan. 

Sebelum Guru Sekumpul menemukan makam Datu Bagul, beliau memang sudah sering ke kawasan itu untuk berburu burung. Bagaimana kisahnya? Mari simak artikel berikutnya.

 (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved