Narkoba di Kalsel

Amankan 10 kg Sabu, Ditresnarkoba Polda Kalsel Ungkap Asal-Usul Dari Segitiga Emas Asia Tenggara

Sabu sebanyak 10 kg yang diamankan Ditresnarkoba Polda Kalsel diduga didistribusikan dari Kalbar dan asal-usulnya dari Segitiga Emas Asia Tenggara

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Konferensi pers pengungkapan kejahatan narkoba oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel dengan barang bukti 10 kg lebih sabu, Selasa (2/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Narkoba jenis sabu seberat lebih dari 10 kg yang peredarannya berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel pada Bulan Juli Tahun 2022 diduga didistribusikan dari Kalimantan Barat

Hal ini dipaparkan dalam konferensi pers oleh Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i dan Direktur Reserse Narkoba, Kombes Tri Wahyudi beserta Kasubdit 2, AKBP Zaenal Arifien di Aula Ditresnarkoba Polda Kalsel, Selasa (2/8/2022).

"Ini merupakan jaringan Kalbar-Kalsel menggunakan jalur darat untuk diedarkan di Kalsel," kata Kombes Tri. 

Sedangkan asal-usul sabu tersebut diduga berasal dari luar negeri. 

"Kemungkinan ini dari golden triangle yaitu segitiga emas peredaran dan pemasok narkoba di Asia Tenggara yakni meliputi Laos, Myanmar dan Kamboja," ujar Kombes Tri. 

Baca juga: Geledah Innova di Handil Bakti Batola, Ditresnarkoba Polda Kalsel Amankan 10 Kg Sabu dari 2 Pria Ini

Baca juga: Direkrut Jadi Kurir, Dua Emak-emak di Kaltara Tertangkap Bawa 2 Kilogram Sabu

Baca juga:  Tangkap Empat Pengedar di Bontang Kaltim, Polisi Amankan 50,15 Gram Sabu dari Bawah Bantal

Masuknya barang haram tersebut ke Kalimantan diduga menggunakan jalur perairan laut. 

Dalam konferensi pers pengungkapan kejahatan narkoba ini, barang bukti 10kg lebih sabu tersebut beserta dua tersangka berinisial EBS dan ETF turut ditunjukkan. 

Dipaparkan Kombes Tri, saat ditemukan melalui penggeledahan, sabu seberat 10 kg dalam plastik bening itu disamarkan dengan dibungkus kertas koran bertuliskan bahasa Mandarin. 

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kalsel, AKBP Zaenal Arifien menambahkan, dengan digagalkannya peredaran gelap narkoba tersebut maka diperkirakan ada 10 ribu orang masyarakat Kalsel yang diselamatkan dari narkoba. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved