Narkoba di Kalsel

Geledah Innova di Handil Bakti Batola, Ditresnarkoba Polda Kalsel Amankan 10 Kg Sabu dari 2 Pria Ini

Personel Ditresnarkoba Polda Kalsel mengamankan dua pria dan 10 kilogram sabu dari sebuah mobil kijang Innova di Handi Bakti Batola

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kabid Humas dan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel beserta Kasubdit 2 menunjukkan barang bukti 10 kg sabu yang disita dari pengungkapan di Kabupaten Batola Kalsel, Selasa (2/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Kepolisan Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil menggagalkan peredaran gelap 10 kilogram sabu di Banua.

Hasil pengungkapan kejahatan narkoba ini dipaparkan oleh Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i bersama Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Tri Wahyudi dan Kasubdit 2, AKBP Zaenal Arifien, Selasa (2/7/2022).

Barang bukti berupa sabu seberat 10.123,95 gram yang dikemas dalam 10 plastik bening masing-masing seberat kurang lebih 1 kg ini disita dari dua orang tersangka berinisial EBS dan ETF.

Penangkapan terhadap dua tersangka itu dilakukan oleh Jajaran Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Kalsel dipimpin Kasubdit, AKBP Zaenal Arifien di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, sekitar pukul 20.00 Wita, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Digeledah Polisi, Dua Pria di Tanah Grogot Paser Simpan 25 Gram Sabu

Baca juga: Direkrut Jadi Kurir, Dua Emak-emak di Kaltara Tertangkap Bawa 2 Kilogram Sabu

Baca juga: Kembangkan Kasus Sabu di Binuang, Satresnarkoba Tapin Ringkus Kurir dari Banjar, Sita 19,4 Gram

Kombes Tri memaparkan, pengungkapan diawali dari informasi yang diperoleh dari masyarakat tentang adanya dugaan transaksi narkoba yang akan berlangsung di kawasan tersebut.

"Informasi ini kami dalami melalui sumber primer dan sekunder, dilakukan pemantauan dan informasi ini betul valid dan kami tindaklanjuti," kata Kombes Tri.

Observasi cukup panjang kurang lebih selama tiga minggu dilakukan tim lapangan Subdit II termasuk di kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalsel.

Hingga pada Jumat (22/7/2022), tim mendapatkan kontak visual atas kendaraan roda empat jenis Kijang Innova hitam yang merupakan ciri-ciri kendaraan diduga mengangkut narkoba dan langsung melakukan pengejaran.

Saat diberhentikan dan digeledah petugas, benar saja didapati narkoba seberat 10 kg lebih yang disimpan dalam tas coklat dalam mobil yang dikendarai EBS dan ETF.

Tak cuma itu, melalui penggeladah lebih lanjut terhadap kedua tersangka petugas juga menemukan 4 paket sabu kecil yang 1 di antaranya ditemukan di kantung celana ETF dan 3 paket lagi ditemukan di dalam kotak rokok.

"Saat ditangkap di Handil Bakti diduga akan dilakukan penyerahan narkoba," kata Kombes Tri.

Kedua tersangka ini kata Kombes Tri merupakan kurir yang dikendalikan seorang operator yang identitasnya sudah dikantongi petugas.

Baca juga: Narkoba Banjarmasin - Simpan Sabu di Kamar, Pria Teluk Kelayan Ini Digiring ke Kantor Polisi

Pengembangan kata dia masih akan dilakukan untuk mengungkap peredaran gelap yang dilakukan oleh sindikat tersebut.

Selain barang bukti sabu dan tas tempat menyimpan barang haram tersebut, disita pula barang bukti berupa sejumlah uang tunai, kartu atm dan mobil yang digunakan oleh kedua tersangka.

Akibat perbuatannya, EBS dan ETF dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved