Permainan Tradisional Asah Kreativitas

Kreatif dan Energiknya Permainan Kuda dari Pelepah Pisang

Kecanggihan permainan elektronik bermedia gadget membuat banyak anak milenial tak kenal permainan tradisional.

Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/salmah
Permainan tradisonal yang dibuat dari pelepah pisang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Permainan tradisional anak-anak Indonesia sangat banyak, namun sekarang mulai tergerus zaman.

Kecanggihan permainan elektronik bermedia gadget membuat banyak anak milenial tak kenal permainan tradisional.

Beberapa permainan tradisional antara lain kuda-kudaan berbahan pelepah pisang.

Bagi yang menikmati masa kecil era 80-90-an bisa dipastikan pernah bermain seperti ini.

Didi, warga Banjarbaru, mengatakan, memang nyaris tak ada lagi anak-anak zaman sekarang yang bermain kuda-kudaan berbahan pelepah pisang.

Baca juga: Muslim Bertekad Kembalikan Permainan Tradisional Kalsel, Ketapel

"Sewaktu sekolah anak SD masih online, anak saya dapat tugas dari gurunya membuat alat permainan tradisional, saya ajari bikin kuda-kudaan pelepah pisang, dia heran karena pertama mengetahui itu tapi dia juga senang karena ada fantasi tersendiri," ujar pria 47 tahun ini, Selasa(9/8/2022).

Cara membuatnya sangat mudah.

Jika di sekitar rumah ada pohon pisang, maka potong satu pelepah, kemudian gunakan pisau untuk menyayat daun dan sisiakan ujungnya.

Selanjutnya tekuk pelepah membentuk kuda.

Baca juga: Lestarikan Permainan Tradisional, Ratusan Pegiat Berpartisipasi di Festival Layang-layang di Batola

Bagian pangkal dibentuk segitiga seperti kepala kuda, bagian ujung yang masih ada daunnya dijadikan seperti ekor.

Agar mudah 'ditunggangi,' maka sayat memanjang pelepas bagian lekukan untuk menjadi tali yang bisa dikaitkan ke bahu anak saat bermain.

Menambah keseruan, bisa juga ambil lagi satu pelepah untuk dibikin menjadi pedang-pedangan atau pistolan dan senapan.

Seperti bermain kuda lumping atau kuda gepang, anak-anak akan berjalan dan berlarian layaknya naik kuda.

Sambil main perang-perangan juga mengasyikan.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved