Cacar Monyet

Cacar Monyet Telah Masuk di Indonesia, Masyarakat Diminta Agar Tetap Waspada dan Tak Panik

penyakit cacar monyet atau Monkeypox telah masuk dan ditemukan di Indonesia, ini kata anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo

Editor: Irfani Rahman
GAVI/KOMPAS.COM
ILUSTRASI Cacar monyet. cacar monyet telah masuk ke Indonesia, masyarakat diminta untuk waspada namun tak panik 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus cacar monyet atau Monkeypox telah terkonfirmasi masuk ke Indonesia. Masyarakat diminta untuk waspada dan hati-hati terhadap penularan cacar monyet ini.

Meski cacar monyet telah masuk ke Indonesia, masyarakat diminta untuk tak panik namun tetap waspada dan hati-hati.

Seperti yang diketahui, Kementerian Kesehatan mengumumkan ada satu orang pasien terkonfirmasi cacar monyet ( Monkeypox) di Indonesia.

Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril mengatakan orang tersebut adalah laki-laki berusia 27 tahun asal Jakarta.

Baca juga: Kabar Terbaru Rektor Universitas Lampung dan Rekan yang Ditangkap KPK, Ditahan Terpisah

Baca juga: Heboh Mayat Mr X Terbungkus Selimut dan Lilitan Kabel di Garut Jawa Barat, Ini Kata Kapolres

Sementara  itu anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, pada Jumat (19/8/2022)  mengatakan masyarakat tak panik soal terkonfirmasinya cacar monyet di Indonesia

Menurutnya temuan wabah cacar monyet yang pertama di Indonesia bukan sesuatu hal yang mengejutkan, mengingat wabah ini sudah merambah hampir ke 100 negara.

“Jauh-jauh hari kita sudah mengingatkan, awas cacar monyet sudah berada di teras Indonesia. Nah, terbukti kan sekarang wabah yang yang sudah dinyatakan World Health Organization (WHO) berstatus darurat kesehatan global ini sudah masuk ke Indonesia,” kata Rahmad kepada wartawan di Jakarta, Minggu (21/8/2022).

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, meskipun wabah cacar monyet sepertinya sulit untuk dielakkan, masyarakat tidak perlu takut dan panik, tetapi agar wabah ini tidak sampai meluas, masyarakat memang diminta lebih berhati-hati dan waspada.

“Terkonfirmasinya cacar monyet ini jangan sampai menimbulkan kepanikan. Tapi ya, marilah kita berusaha sekuat tenaga melalui berbagai upaya nyata agar wabah ini jangan sampai meluas,” katanya.

Handoyo meminta jika ada warga masyarakat yang mengalami tanda-tanda yang mengarah kepada cacar monyet, yang bersangkutan harus segera melakukan kunjungan ke fasilitas kesehatan.

“Masyarakat harus diedukasi secara massif agar mengerti apa dan bagaimana itu cacar monyet. Apa tanda-tandanya, bagaimana penyebarannya dan langkah apa yang harus dilakukan jika mengalami gejala. Edukasi seperti ini harus dilakukan pemerintah agar masyarakat bisa antisipasi tertularnya cacar monyet," kata Handoyo.

Baca juga: Keutamaan Shalat Sunnah, Ustadz Khalid Basalamah Sebut Lebih Afdhol Dua Rakaat Sekali Salam

Baca juga: Prakiraan Cuaca Senin 22 Agustus 2022, BMKG : Kalsel, Jakarta dan Sulsel Berpotensi Hujan

Masih terkait dengan upaya pencegahan meluasnya wabah cacar monyet, Handoyo mengusulkan agar para tenaga kesehatan sendiri diberi pelatihan bagaimana proses penanganan serta pengendalian cacar monyet.

“Para nakes kita harus paham betul apa itu cacar monyet sehingga pada saatnya dia bisa mendiagnosis dengan tepat. Karena itu, mungkin perlu dipertimbangkan bagaimana kalau para nakes diberi pelatihan khusus soal cacar monyet,” katanya.

Handoyo berharap pemerintah bisa menyosialisasikan bagaimana pola hidup sehat agar terhindar dari cacar monyet kepada masyarakat, termasuk proses penyebaran cacar monyet juga disampaikan kepada masyarakat.

Kondisi bocah Afrika yang badannya terserang virus cacar monyet atau monkeypox. Saat ini cacar monyet telah masuk ke Indonesia
Kondisi bocah Afrika yang badannya terserang virus cacar monyet atau monkeypox. Saat ini cacar monyet telah masuk ke Indonesia (360nobs.com)

“Handoyo juga mendorong pemerintah untuk menyiapkan vaksin cacar monyet. Pasalnya, beberapa negara yang sudah menyiapkan vaksin terutama yang sudah terkonfirmasi penularan, di antaranya Amerika dan Spanyol.

“Saya kira, nantinya wilayah yang beresiko tinggi dan wilayah-wilayah yang positif tinggi perlu vaksinasi agar cacar monyet ini tidak semakin luas. Artinya, kita harus siapkan kuda-kuda dengan melakukan vaksinasi, karena vaksin 85 persen ke atas bisa memberikan perlindungan dari penyakit ini,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Kementerian Kesehatan mengumumkan ada satu orang pasien terkonfirmasi cacar monyet (monkeypox) di Indonesia.

Baca juga: Gempa Guncang Boolang Mongondow Timur Sulut, BMKG: Berkekuatan 5,1 M, Diminta Waspada Gempa Susulan

Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril mengatakan orang tersebut adalah laki-laki berusia 27 tahun asal Jakarta..Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Cacar Monyet di Indonesia Terkonfirmasi, Komisi IX DPR Minta Publik Tak Panik,

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved