Berita Kotabaru

Pasokan Berkurang Picu Kenaikan Harga Cabai Rawit di Pasar Kemakmuran Kotabaru

Di Pasar Kemakmuran Kotabaru cabai besar berada di harga Rp 65 ribu, sedangkan cabai rawit Rp 90 ribu perkilogram.

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Cabai yang dijual pedagang di Pasar Kemakmuran, Kabupaten Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Harga beberapa komoditas di Pasar Kemakmuran Kotabaru merangkak naik.

Bahkan harga cabai rawit dan cabai besar di pasar tersebut tembus hingga
Rp 90 ribu perkilogram.

Melambungnnya harga cabai hasil cek harga petugas Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperdag) Kotabaru dalam beberapa hari ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Diskoperdag Kotabaru Hardani, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Pelajar SD Se-Kotabaru Ikuti Sikat Gigi Massal, Sekda : 93 Persen Gigi Anak Usia Dini Berlubang

Baca juga: Cabai Rawit di Pasar Kabupaten Kotabaru Kalsel Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Menurutnya cabai besar berada di harga Rp 65 ribu, sedangkan cabai rawit Rp 90 ribu perkilogram.

Kecuali komoditas yang lain, masih stabil seperti telur ayam berkisar Rp 29 ribu perkilogram, daging ayam Rp 40 ribu perkilogram.

"Namun ini juga pemicu (inflasi). Harga cabai tinggi cuma merata hampir semua daerah," katanya, kemarin.

Baca juga: Hari Ini BLT BBM dan Sembako Mengalir ke Sebelas Desa di Kecamatan Pelaihari Tanahlaut

Hardani menambahkan tingginya harga cabai, diakibatkan curah hujan tinggi dan berimbas berkurangnya hasil panen.

Bukan dampak kenaikan BBM.

"Cuma cabai masih tersedia di Kotabaru ini. Cukup. Suplai dari petani Kotabaru. Gunung Ulin dan daerah sentra-sentra penghasil holtikultura," ucapnya.

banjarmasinpost.co.id/helriansyah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved