Berita Banjarbaru

Terlibat Praktik Prostitusi Online di Banjarbaru, Satpol PP Bawa Belasan Orang ke Rumah Singgah

Laki-laki dan perempuan yang terlibat prostitusi online berjumlah 13 orang tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP Banjarbaru, untuk didata.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
belasan anak di bawah umur saat menjalani pemeriksaan di Mako Satpol PP Banjarbaru, mereka ditertibkan karena diduga terlibat praktik prostitusi online 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Belasan anak di bawah umur dan beberapa orang dewasa, kemarin Kamis (29/9/2022) ditertibkan oleh Satpol PP Kota Banjarbaru.

Mereka ditertibkan pada tiga lokasi berbeda, karena diduga telah terlibat praktik prostitusi online.

Laki-laki dan perempuan yang berjumlah 13 orang tersebut selanjutnya langsung dibawa ke Mako Satpol PP Banjarbaru, untuk didata.

Dari hasil BAP, ke 13 orang itu kini sudah dibawa ke Rumah Singgah milik Dinas Sosial, guna mendapatkan pembinaan.

Baca juga: Diduga Terlibat Prostitusi Online, Belasan Anak di Bawah Umur di Banjarbaru Diciduk Satpol PP

Baca juga: Dugaan Prostitusi Online di Martapura dan Banjarbaru Dibongkar, Tarif Pelaku Rp 600 Ribu

"Semua sudah dibawa ke rumah singgah, untuk mendapatkan pembinaan," kata Kasatpol PP Banjarbaru, Hidayaturahman, Jumat (30/9/2022).

Dari 13 orang yang ditertibkan tersebut, tiga di antaranya merupakan perempuan yang terindikasi sebagai pelaku praktik prostitusi online.

Masing-masing adalah AI (21), AZ (15) dan HA (16), sementara 10 orang lainnya merupakan remaja ikut terlibat dalam praktik prostitusi online tersebut.

Saat ditertibkan personel Satpol PP menemukan percakapan melalui aplikasi, dengan terang-terangan pelaku prostitusi online itu memasang tarif Rp 400 Ribu.

Baca juga: Narkoba di Banjarmasin - Polisi Bekuk Seorang Buruh yang Simpan Sabu dalam Bungkus Ciki

13 orang itu ditertibkan bersama barang bukti berupa alat kontrasepsi, Pil KB dan alat bukti lainnya.

Hal ini pun rupanya telah terbukti melanggar Perda 6 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Pelacuran, Perda 1 Tahun 2013 Tentang Pengaturan Usaha Rumah Kost, dan Perda Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved