PT Barito Galangan Nusantara

PT Barito Galangan Nusantara Berdayakan Masyarakat Desa Tinggiran II Luar Batola untuk Kelola Sampah

PT BGN menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar Kabupaten Barito Kuala melaksanakan penanganan dan pengelolaan sampah

Editor: Eka Dinayanti
PT Barito Galangan Nusantara
mulai akhir tahun 2022 ini PT BGN akan menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - PT Barito Galangan Nusantara (BGN) yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Adaro Logistics melakukan langkah strategis untuk pengelolaan sampah domestiknya dengan memberdayakan masyarakat sekitar.

Melalui Program Coorporate Social Responsibility (CSR), PT BGN menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar Kabupaten Barito Kuala dengan melaksanakan kegiatan penanganan dan pengelolaan sampah.

“Pembinaan masyarakat untuk mengelola sampah ini sangat penting dilakukan oleh BGN, dari kegiatan pengelolaan sampah ini dapat terjadi transfer pengetahuan terkait pengelolaan lingkungan” ungkap Muhamad Rojakoh perwakilan dari PT BGN.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa melalui kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkokoh hubungan antara masyarakat dan perusahaan, sehingga operasional perusahaan dapat berjalan lancar.

mulai akhir tahun 2022 ini PT BG )akan menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah.
mulai akhir tahun 2022 ini PT BGN akan menjalin kemitraan dengan masyarakat
Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah. (PT Barito Galangan Nusantara)


“Agar warga menjadi sadar dan lebih perhatian terhadap lingkungan, serta mengambil manfaat komersial dari pengelolaan sampah ” tambahnya.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha perawatan dan perbaikan kapal ini sebelumnya melakukan pengelolaan sampah perusahaan melalui kerjasama dengan vendor atau pihak ketiga.

Dan mulai akhir tahun 2022 ini akan menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah.

Agar kemitraan tersebut berjalan dengan baik dan berkelanjutan, maka dilakukan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya adalah pelatihan pengelolaan sampah yang telah dilakukan pada minggu pertama September dan akhir September kemarin (27/9) juga telah dilakukan peresmian Bank Sampah “Untung Tarus”

mulai akhir tahun 2022 ini PT BGN akan menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah.
mulai akhir tahun 2022 ini PT BGN akan menjalin kemitraan dengan masyarakat
Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah. (PT Barito Galangan Nusantara)

Selanjutnya akan dilakukan pendampingan manajemen Bank Sampah serta melakukan monitoring dan evaluasi agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai dan memberikan perubahan positif di masyarakat.

Masyarakat Desa Tinggiran II Luar yang berada di daerah pinggiran sungai sebelumnya belum memiliki pengetahuan tentang pengelolaan sampah, sehingga terlihat sampah berserakan.

Dan tak jarang kebiasaan membuang sampah sembarangan juga dilakukan di sekitar lingkungan sekolah yang semestinya menjadi pusat belajar untuk menjaga lingkungan agar terhindar dari sumber bakteri ataupun masalah lingkungan lainnya.

“Melalui Bank Sampah ini, semoga masyarakat dapat mengelola sampahnya dan semakin peduli dengan lingkungan,” ungkap Hanisah ketua Bank Sampah Untung Tarus.

mulai akhir tahun 2022 ini PT BGN akan menjalin kemitraan dengan masyarakat Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah.
mulai akhir tahun 2022 ini PT BGN akan menjalin kemitraan dengan masyarakat
Desa Tinggiran II Luar melalui Bank Sampah. (PT Barito Galangan Nusantara)

Dan dengan kemitraan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dalam mengelola sampah sehingga sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Desa Tinggiran II Luar serta sampah domestik PT BGN dapat ditangani dengan baik melalui Bank Sampah.

Pihak Desa dalam hal ini Kepala Desa Tinggiran II Luar yang juga selaku Pembina Bank Sampah, Bahtiar berharap ke depannya desa dapat membantu pemerintah daerah untuk menanggulangi sampah.

“Kami akan terus berupaya untuk membantu pemerintah dalam pengelolaan sampah, sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah, namun bisa bernilai rupiah” jelasnya. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved