Berita Banjarbaru

Dorong Peningkatan PAD, Komisi II DPRD Banjarbaru Soroti Pemasukan Sektor Parkir

Komisi II DPRD Banjarbaru menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarbaru dari sektor parkir masih minim

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Lokasi parkir di kawasan Lapangan Murdjani Kota Banjarbaru, Kamis (6/10/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarbaru dari sektor parkir dinilai masih minim.

Kondisi tersebut menjadi sorotan aggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Tarmidi.

Menurutnya selama ini besaran dana retribusi dan pajak parkir yang disetorkan ke daerah, masih terbilang sedikit.

Seperti halnya retribusi parkir di kawasan Lapangan Murdjani. Berdasarkan hasil survey, Tarmidi menyebut pendapatan parkir di lokasi itu bisa mencapai Rp 1 hingga 2 Juta per hari.

Baca juga: Wisata Baru di Ibu Kota Kalsel, Aditya Resmikan Alaska Park di Cempaka Banjarbaru

Baca juga: Sebagian Venue  ada di Banjarbaru, Wali Kota Siap Sukseskan MTQ Nasional ke XXIX 2022

Sementara dana yang disetorkan ke daerah hanya senilai Rp 3 Juta per bulan, berdasarkan regulasi yang di tetapkan oleh pemerintah.

"Kalau di rata-ratakan saja Rp 1,6 Juta perhari, kalau di total 30 hari sudah Rp 48 Juta. Masa hanya masuk PAD Rp 3 Juta," katanya, Kamis (6/10/2022).

Untuk meningkatkan PAD Kota Banjarbaru, Tarmidi menginginkan agar hasil retribusi yang disetorkan ke daerah bisa lebih besar dari regulasi awal.

"Minimal 50 persen lah dari pendapatan di lapangan. Meski saat ini sudah dinaikan menjadi Rp 8 Juta, tapi kami di DPRD masih belum bisa menerima," ungkapnya.

Di sisi lain Tarmidi juga mengungkapkan, hal serupa juga terjadi pada pajak parkir. Misalnya seperti di kawasan Pasar Peramuan, Landasan Ulin.

Di pasar itu selama ini ujar Tarmidi, pemilik lahan parkir hanya menyetorkan dana ke daerah senilai Rp 100 Ribu per bulan.

"Ini juga tidak masuk akal, sesuai regulasi mereka wajib menyumbang PAD 30 persen dari pendapatan," ungkapnya.

Baca juga: Oprasi Zebra Intan 2022 Resmi Dimulai, Satlantas Polres Banjarbaru Kedepankan Penilangan Elektronik

Tidak hanya itu, berdasarkan data yang ia miliki, Tarmidi menyebut ketidak sesuaian pemasukan PAD dari sektor parkir terjadi di sejumlah titik parkir.

"Ini tentunya perlu kami benahi, karena sesuai dengan tugas komisi II mencarikan PAD. Ya kami dorong supaya PAD Banjarbaru besar," terangnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved