Religi
Hukum Membangun Rumah di Maulid Nabi, Buya Yahya Ingatkan Hindari Mitos
Berikut penjelasan Buya Yahya tentang membangun rumah di bulan Maulid Nabi, simak penjelasan dibawah ini
Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
BANJARMASINPOST.CO.ID - Pendakwah Buya Yahya menjelaskan hukum membangun rumah di bulan Maulid Nabi.
Buya Yahya merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah mengingatkan kepada umat muslim sebaiknya menghindari mitos-mitos yang tak terbukti kebenarannya.
Dikatakan Buya Yahya, membangun rumah dapat dilakukan kapan saja tak mengenal bulan sial.
Diketahui saat ini telah memasuki pertengahan bulan Rabiul Awal 1444 Hijriyah atau bulan ke-3 sistem penanggalan Islam disebut juga bulan Maulid Nabi.
Baca juga: Benarkah Ruh Nabi Muhammad SAW Hadir di Peringatan Maulid? Begini Penjelasan Buya Yahya
Baca juga: Hukum Tidak Membaca Al-Fatihah Ketika Shalat Berjamaah, Berikut Penjelasan Buya Yahya
Buya Yahya menuturkan ada sebagian orang yang menyebarkan mitos jika di bulan Maulid Nabi atau Rabiul Awal akan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.
"Beredar larangan di bulan Maulid Nabi, misalnya membangun rumah, memulai usaha di bulan Rabiul Awal bisa bangkrut atau celaka, yang percaya bangkrut dan yang tidak percaya untung," jelas Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.
Ia menambahkan bulan maulid adalah bulan pembuka, seharusnya umat Islam senantiasa hendaknya berprasangka baik kepada Allah SWT.
Percaya dan yakin kepada Allah bahwasanya di bulan Maulid Nabi Allah akan membuka sesuatu yang baik.
Buya Yahya menegaskan tidak ada bulan yang bikin sial dan merugikan, keadaan rugi adalah ketika seseorang melakukan maksiat.
Selain bulan Rabiul Awal, ada sejumlah bulan lainnya yang dianggap bulan sial misalnya Safar dan Zulkaidah yang dilarang untuk menikah.
Hal tersebut tidak benar, semua bulan dalam kalender Hijriyah baik dan bagus untuk menikah.
"Tidak ada bulan kejepit, kapit, sial, bulan beruntung semuanya, dan ingat, hadist qudsi, Allah berdasarkan bagaimana hamba-Nya menduganya," urai Buya Yahya.
Baca juga: Perayaan Maulid Nabi Setiap Tahun, Ustadz Abdul Somad Jabarkan Kisah Abu Lahab dan Nabi Musa AS
Baca juga: Syarat Bertawassul Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, Disertai Perilaku Taqwa
Jikalau menduga bangkrut, maka akan terjadi bangkrut, kalau menduga untuk maka akan untung.
Keyakinan di suatu daerah di Indonesia yang mengatakan akan ada sesuatu terjadi misalnya jika nasi busuk atau gelas pecah, maka yang akan terjadi sesuai prasangka tersebut.
Berprasangka buruk kepada Allah hukumnya haram, sehingga sebagai hamba-Nya harus selalu berprasangka baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/uya-Yahya-terangkan-mengenai-membangun-rumah-di-bulan-Maulid-Nabi.jpg)