Berita Banjar
Guru Kontrak Ramai-ramai Datangi Disdik Banjar, Ubah Data dan Buat Akun Pendataan Non ASN
Guru non ASN mendatangi Kantor Disdik Kabupaten Banjar untuk memperbaiki data yang diinfut pada akun pendataan non ASN
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Guru non ASN mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdi) Kabupaten Banjar, Jalan Sekumpul Ujung, Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Selasa (18/10/2022).
Kedatangan mereka kali ini terkait dengan pendataan pegawai Non ASN yang berakhir pada 22 Oktober 2022 ini,
Mirawati, salah satu guru kelas di SD Negeri Indrasari 2 yang ikut antre mengaku hanya ingin memperbaiki data yang diinput pada akun pendataan non ASN.
Menurutnya, ada kesalahan saat memasukkan data pendukung terkait SK pengangkatan sebagai tenaga honorer dan SK pengangkatan sebagai tenaga kontrak.
Baca juga: Ini Tujuan Pendataan Tenaga Honorer Pemprov Kalsel, Ternyata Bukan untuk Jadi PPPK
Baca juga: Pemerintah Kabupaten HST Sulit Hapus Tenaga Honorer, BKD Sebut Ini yang Terjadi Jika Dilakukan
Baca juga: Tenaga Honorer di Banjarmasin Capai 5.600 Orang, Perawat dan Guru Diproyeksikan Jadi PPPK
Kepala Bidang Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Shalahuddin membenarkan banyak sekali guru non ASN yang datang.
Masing-masing punya tujuan ingin membuat akun pendataan non ASN sebagai syarat mendaftar menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di Kabupaten Banjar.
Menurutnya, masih banyak dari para guru non ASN itu yang belum bisa membuat akun pendataan non ASN yang waktunya dibatasi hingga 22 Oktober ini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, sebutnya membantu memfasilitasi para guru non ASN itu dengan menyediakan operator membuat akun pendataan non ASN.
"Saya berharap sebelum masa pendataan non ASN berakhir semua guru sudah memiliki akun sehingga dapat mengikuti seleksi P3K tahun ini," harapnya.
Baca juga: Penghapusan Tenaga Honorer, Sekda Kotabaru : Diberhentikan, Apa Yang Mereka Makan
Kebutuhan P3K tenaga guru SD diakui Shalahuddin sekitar 1000 orang guru di Kabupaten Banjar.
Namun, melihat kemampuan keuangan daerah, secara bertahap ada P3K guru yang diprioritaskan yang berada di daerah terpencil. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Guru-SD-non-ASN-antre-membuat-akun-pendataan-non-ASN.jpg)