Berita Tapin
Cuaca Ekstrem di Tapin, Angin Puting Beliung Hancurkan Empat Unit Rumah Candi Laras Utara
Akibat cuaca ekstrem, empat unit Rumah di Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin hancur dihantam angin puting beliung
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Akibat cuaca ekstrem, empat unit Rumah di Kecamatan Candi Laras Utara hancur dihantam angin puting beliung, Sabtu, (19/11/2022).
Kejadian tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti BPBD Tapin dengan lakukan groundcheck dan pendataan warga yang terdampak.
Operator Pusdalops-PB BPBD Tapin, Rahmat mengatakan kejadian angin puting beliung itu terjadi pada Pukul 13.06 Wita hari Jumat kemarin.
"Lokasinya tepat di Desa Sungai Salai Rt.02 Rw.01 Kelurahan Sungai Salai, Kecamatan CLU, Kabupaten Tapin," jelasnya.
Baca juga: Gudang Penggilingan di Kab Banjar Roboh Diterjang Angin Kencang, 150 Blek Padi Tertimbun Reruntuhan
Baca juga: Tiang Listrik di Tanahlaut Roboh Tertimpa Pohon, Angin Kencang Turut Acak-acak Tenda Hajatan
Rahmat mengakui pihaknya bersama rekan-rekan lain telah melakukan groundcheck dan pendataan dan ada empat rumah warga yang terdampak.
"Untuk hasil pendataan akibat kejadian itu rumah yang terdampak yakni, atas nama Fitrianor 2 Kepala Keluarga yang terdiri dari empat jiwa dan mengalami kerusakan 100 persen," jelasnya.
Ia mengatakan sedangkan tiga unit rumah milik Taufik, acut dan Ratih mengalami kerusakan ringan antara 10 sampai 30 persen.
"Hanya satu unit rumah yang rusak total dan Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil," lanjutnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa BPBD Kabupaten Tapin telah melakukan antisipasi persiapan menghadapi cuaca ekstrim.
Berdasarkan hasil prediksi, menyebutkan curah hujan di Kabupaten Tapin diperkirakan meningkat pada November hingga Januari 2023 mendatang.
Baca juga: Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan di Kalsel, BMKG Syamsudin Noor Banjarbaru Sebut Penyebabnya
Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Raniansyah mengakui telah melakukan pemetaan daerah berpotensi rawan terjadi bencana di Kabupaten Tapin.
Terkait hal itu, pihaknya telah mengajak aparat desa agar memasifkan pemantauan wilayah masing-masing.
"Kita terus melakukan pemantauan. Jadi, bila ada informasi silakan sampaikan ke posko Gabungan yang telah disiapkan," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Satu-unit-rumah-yang-rusak-total-akibat-angin-puting-beliung.jpg)