Religi

Hukum Membicarakan Hal-hal yang Viral, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Terjerumus Ghibah

Buya Yahya menerangkan mengenai membicarakan hal yang sedang ramai atau viral. Pendakwah ini ingatkan waspada soal Ghibah

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
kanal youtube Al-Bahjah TV
Buya Yahya terangkan mengenai hukum membicarakan hal yang sedang ramai atau viral 

Bisa jadi diungkapkan atau dinasehati di saat santai sambil ngobrol ringan berdua dengan salah satu dari perkumpulan atau rekan kerja.

Pelan-pelan mengingatkan, kadang-kadang orang mengingatkan orang lain secara sok atau merasa paling benar, hendaknya hal itu dihindari.

"Kebenaran tidak harus diucapkan saat itu, kita perlu waktu yang tepat, menunggu suasana yang indah, yang kedua kebenaran tidak harus diucapkan oleh lisan kita sendiri, jika Anda tidak mampu karena orang itu lebih senior dari Anda, bisa jadi dengan surat tertulis," papar Buya Yahya.

Adapun  kasus yang bisa saja terjadi di kehidupan sehari-hari, misalnya seseorang memiliki masalah dalam rumah tangganya atau masalah rebutan waris.

Hal ini bukan berarti menceritakan aib atau kejelekan keluarga, melainkan mengupayakan solusi dari masalah tersebut kepada ustadz atau ketua majelis.

Jikalau curhat dengan sembarang orang dikhawatirkan akan menyebar dan jadi bahan gunjingan.

"Bagi Anda atau para ustadz yang mampu menyelesaikan maka selesaikan, namun jika tidak mampu selesaikan antarkan orang itu kepada orang yang bisa menyelesaikan," ujar Buya Yahya.

Jangan sampai tidak tahu namun berlaga sok tahu, karena ini masalah Agama.

Namun jika ada orang curhat kepada orang yang tidak ada hubungannya dengan masalah itu dan bukan ustadz, maka sebisa mungkin curhat tersebut distop dari awal.

Bisa menjadi masalah di kemudian hari jika curhat dengan sembarang orang atau bukan ustadz dan praktisi di bidangnya.

Misalnya masalah tersebut diumbar ke orang lain, padahal yang curhat beramabat agar masalah yang diceritakan dirahasiakan.

"Apabila mampu untuk menyelesaikan meski bukan ustadz maka selesaikan, jika tidak mampu maka bisa bantu orang itu untuk mendatangi ustadz, sehingga Anda tidak termasuk orang yang mengadu domba atau nerima pengadudombaan," terang Buya Yahya.

Tonton Videonya

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved